Makan Siang Bersama yang Tersayang

Makan Siang Bersama yang Tersayang

  Rabu, 6 March 2019 09:07

Berita Terkait

BIASANYA dinner bareng lebih dipilih untuk kencan, terutama satnite. Namun bukan berarti makan siang nggak jadi pilihan untuk kencan. Pasangan kekasih zaman now ternyata banyak yang memilih lunch date untuk bertemu. Pada saat lunch date, banyak hal yang bisa dilakukan sama pacar. 

Sharing Banyak Hal

Banyak hal yang bisa diobrolin saat lunch date. Salah satunya bertukar pikiran. Hal tersebut pernah dilakukan oleh Westy Yulia. “Makan siang sama pacar bisa buat kita jadi lebih semangat untuk makan siang. Waktunya juga bisa dimanfaatkan buat quality time, ngomongin banyak hal, soal kuliah, maupun usaha,” ujar mahasiswi Untan ini. Selain weekend, Westy menyempatkan dirinya untuk makan siang sama pacarnya. Dengan adanya banyak waktu senggang di siang hari, ia bisa sharing bersama doi. “Kami lebih senang sharing bareng, tentang apa aja. Jadi nggak perlu weekend untuk ketemuan,” lanjutnya. 

Bikin Semangat Jalani Aktivitas

Selesai makan, udah pasti bertenaga lagi dong buat lanjutin aktivitas. Ditambah lagi makan bersama pacar, udah pasti bikin mood kita jadi lebih baik. Salah satunya adalah Finilia Febriyani. “Menariknya lunch date itu kan kerena siang, pas lagi lapar-laparnya. Makan aja udah senang, eh ditambah makan sama orang yang kita sayang, udah pasti bakalan jadi lebih bahagia,” ungkap Finnilia. Menariknya, bagi Finnilia, lunch date dapat memberinya semangat untuk melanjutkan aktivitas. “Meskipun makan siang cuma sebentar dan harus balik kuliah atau beraktivitas lagi tapi setelah itu otomatis membuat mood kita lebih baik,” jelasnya. 

Lebih Kenal Si Doi

Lebih dari sekadar makan siang, obrolan saat lunch date berguna untuk lebih mengenal si doi. Seperti yang dikatakan Hilaria Benedikta Dita. “Makan siang jauh lebih menyenangkan karena di sela-sela waktu sibuk kuliah, kita meluangkan dan memanfaatkan waktu istirahat untuk makan siang berdua. Sambil melepas penat dan stres karena tugas kuliah, hingga tercipta obrolan yang menarik. Nah, dari situ kita juga bisa saling mengenal pasangan kita dari perbincangan secara lebih dalam, saling bertukar pikiran apa yang menjadi kebiasaan atau bagaimana study-nya,” ungkap Dita, mahasiswi Widya Dharma Pontianak. (Regina Bunuy)

Berita Terkait