Majukan Pendidikan, Mantapkan Pendidiknya

Majukan Pendidikan, Mantapkan Pendidiknya

  Selasa, 24 July 2018 10:00
BERI PENGARAHAN: Penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara Dr. Syarif Yusniarsyah memberikan pengarahan pada kegiatan teaching by objective training, yang berlangsung di Balai Praja Sukadana, Senin (23/7). HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Pendidikan memerlukan guru yang memiliki kompetensi mengajar dan mendidik yang mampu meningkatkan mutu pendidikan. Untuk mendapatkan guru yang demikian, hal yang perlu diperhatikan adalah pemantapan program pendidikan guru. Pemaparan tersebut disampaikan Syarif Yusniarsyah, penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara, saat membuka teaching by objective training di Gedung Balai Praja Sukadana, Senin (23/7). 

“Begitu besarnya peranan guru sebagi pengajar dan pendidik, maka harus diakui bahwa kemajuan pendidikan di bidang pendidikan sebagian besar tergantung pada kewenangan dan kemampuan guru,” ungkapnya di hadapan para pendidik yang menjadi peserta kegiatan tersebut. 

Pendidikan Indonesia, menurut Pj Bupati memerlukan guru yang memiliki kompetensi mengajar dan mendidik yang inovatif, kreatif, manusiawi, cukup waktu untuk menekuni tugas profesionalnya, dapat menjaga wibawanya di mata peserta didik dan masyarakat, serta mampu meningkatkan mutu pendidikan. “Untuk mendapatkan guru yang demikian, hal yang perlu mendapatkan perhatian yaitu pendidikan mereka terutama pada pre-service training atau pemantapan program pendidikan guru,” bebernya.

Dalam sambutannya, Pj Bupati menyampaikan bahwa pendidikan adalah usaha sadar, terencana, sistematis, dan berlangsung terus menerus dalam suatu proses pembelajaran. Melalui pendidikan, Yusniarsyah berharap dapat mengembangkan segenap potensi manusia, baik jasmani maupun rohani, dalam tingkatan kognitif, efektif, dan psikomotorik. Dengan begitu, harapan dia, akan terwujud perubahan perilaku manusia berkarakter kepribadian bangsa. “Pendidikan merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia untuk kemajuan suatu bangsa,” kata Yusniarsyah dalam kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Disampaikannya pula, pada masa sekarang ini pendidikan memiliki peranan yang sangat penting untuk menunjang kehidupan manusia. Pada dasarnya, dia menambahkan bahwa manusia dalam melaksanakan kehidupannya tidak lepas dari pendidikan. Sebab, dikatakan dia bahwa pendidikan berfungsi untuk meningkatkan kualitas manusia itu sendiri.  Namun, dia menyayangkan bahwa pada realitanya masih banyak masyarakat yang belum menyadari betapa pentingnya pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, diakui dia, tidak lepas dari peran serta guru sebagai pendidik dan pengajar. 

“Guru sebagai pengajar ialah orang yang memiliki kemampuan pedagogi, sehingga mampu mengutarakan apa yang ia ketahui kepada peserta didik, sehingga menjadikan kepahaman bagi peserta didik tentang materi yang di ajarkan kepada peserta didik. Seorang pengajar akan lebih mudah mentransfer materi yang ia ajarkan kepada peserta didik, jika guru tersebut benar menguasai materi dan memiliki ilmu atau teknik mengajar yang baik dan sesuai dengan karakteristik pengajar yang professional,” paparnya.

Sebagai pendidik, menurutnya, seorang guru harus memiliki kesadaran atau merasa mempunyai tugas dan kewajiban untuk mendidik. Tugas mendidik, diakui dia, adalah tugas yang amat mulia atas dasar panggilan yang teramat suci. Sebagai komponen sentral dalam sistem pendidikan, menurut dia, pendidik mempunyai peran utama dalam membangun fundamen-fundamen hari depan corak kemanusiaan. “Corak kemanusiaan yang dibangun dalam rangka pembangunan nasional kita adalah manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakkwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, percaya diri disiplin, bermoral, dan bertanggung jawab,” kata dia.

Untuk mewujudkan hal itu, menurut dia, keteladanan dari seorang guru sebagai pendidik sangat dibutuhkan. Dia sendiri menilai jika dalam proses belajar mengajar, seorang guru mempunyai fungsi ganda, yakni sebagai pengajar dan pendidik. “Maka guru secara otomatis mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mencapai kemajuan pendidikan,” pungkasnya. (dan/humas)

Berita Terkait