Mahasiswa STKIP Sintang Pungut 12 Karung Sampah

Mahasiswa STKIP Sintang Pungut 12 Karung Sampah

  Jumat, 12 April 2019 20:59

SINTANG – Mahasiswa yang tergabung dalam Ellsa (English Language Learning Student Association), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, STKIP Persada Khatulistiwa lakukan kegiatan rutin di lapangan terbang (Lapter  Susilo) yang terletak Jalan M.T. Haryono, Kamis (11/4) sore.

Awalnya kegiatan yang rutin dilakukan seminggu sekali ini hanya mengajak mahasiswa himpunan Prodi Bahasa Inggris untuk rutin berolahraga dan bersih-bersih di area kampus. Tetapi, Ketua Ellsa, Ita Fatimus Zahra mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan tiap Kamis atau Jumat ini selalu mengeluhkan banyaknya sampah yang berserakan.

“Namun, setiap kali berolahraga di area Lapter Susilo yang terletak di Jalan MT. Haryono, selalu temukan sampah yang berserakan,” kata Ita Fatimus Zahra saat diwawancarai Pontianak Post.

Lanjut Ita lagi, ketika kegiatan sedang berlangsung, ia meminta kepada Pembina untuk memberikan izin membersihkan area kegiatan di sekitar Lapter Susilo.

“Oleh sebab itu, kami meminta kepada Pembina kami untuk memberikan izin membersihkan area tersebut,” lanjut mahasiswi semester 4 ini.

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 15.30 WIB sampai 17.30 WIB, melibatkan 57 mahasiswa. Ita Fatimus Zahra mengaku ada 12 karung sampah yang dikumpulkan. “Sampah paling banyak botol plastik bekas minuman. Ada juga sampah dari kantong plastik, penuh satu karung,” jelasnya.

Kemudian, sampah tersebut ada yang dijual, dibersihkan dan disimpan karena kondisinya masih bagus. Ia menjelaskan bahwa ini bagian dari pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan sampah bekas. “Sampahnya kita jual juga ke pengepul barang bekas,” kata Ita Fatimus Zahra menjelaskan.

Ia juga berharap kepada masyarakat yang sering menggunakan area di Lapter Susilo untuk jogging atau berolahraga lainnya bisa berinisiasi mengambil sampah dan membuangnya ke tempat sampah.

“Masyarakat saya harapkan bisa ikut merawat lingkungan sekitar, terutama di Lapter Susilo. Dimohon untuk membuang sampah di tong pembuangannya,” ucap Ita Fatimus Zahra lagi. (fds)