Maesarah Menangis Usai Praja IPDN Selesai Bedah Rumah

Maesarah Menangis Usai Praja IPDN Selesai Bedah Rumah

  Rabu, 9 March 2016 10:46
BEDAH: Praja IPDN Kalbar sedang melakukan bedah rumah warga di Sungai Ambawang. IPDN FOR PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Banyak hal yang bisa dilakukan dalam membantu warga tidak mampu. Praja IPDN melakukan program bedah rumah tidak layak huni milik Maesarah (25). Kebetulan letaknya di belakang kampus IPDN, di Parit Aim, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya.

“INI benar-benar kejutan. Saya beruntung sekali. Mau buat rumah, tentunya saya tidak mampu. Pekerjaan saya sendiri hanya serabutan. Seperti noreh getah dan upah cuci saya lakukan,” ujar Maesarah menangis bahagia seusai tim bedah rumah dari puluhan praja IPDN mempermak rumahnya menjadi rumah baru.

Kebetulan rumah Maesarah yang tengah dibedah tidaklah besar. Rumah kecil seukuran tipe 36, hanya beratapkan daun sagu. Dinding rumah dan lantainya berbahan kayu campuran. Di dalamnya fasilitas kamar dan dapur seadanya. Antara kamar, dapur dan rumah tamu hanya terpisahkan sekat kayu papan seadanya. Ketika dilihat dari ruang tamu, semuanya hampir kelihatan.

”Hanya satu kamar tidur saja. Ruang tamu juga kecil untuk beberapa tamu. Sementara dapur juga tak terlalu besar,” ucapnya datar.

Haji  Sai, Ketua RT 03 menyampaikan ucapan syukurnya kepada IPDN yang telah membantu Ny. Maesarah. “Rumah Maesarah memang sudah lama kondisinya seperti ini. Kami merasa bersyukur IPDN peduli kepada warga kami. Tentunya dengan bedah rumah ini, akan membuat tentram warga kami,” tuturnya.

Praja IPDN Kampus Kalbar, Ginanjar Hidayat yang ikut membantu membedah mengaku bahagia bisa membedah rumah Ny. Maesarah. Program bedah rumah ini tak hanya sebata dan bentuk pengabdian praja IPDN, namun juga membantu warga kurang mampu yang sangat membutuhkan.

“Harapan saya dan kawan-kawan, semoga rumah ini dapat membahagiakan keluarga Ny. Maesarah. Ke depan kami juga berharap ilmu yang kami peroleh dapat dipraktikan di lapangan,” ucapnya.

Pembantu Direktur I Bidang Akademik dan Kerja Sama IPDN Kampus Kalbar, Akbar Ali mangatakan kegiatan bedah rumah adalah salah satu implementasi pengabdian ke masyarakat selain kegiatan seni dan olahraga. IPDN Kalbar sangat sering tampil bekerjasama dengan instansi lain dan masyarakat.

”Yang pasti harapan kami, kegiatan bedah rumah akan menyebar dan menyasar ke tempat lain,” tutur dia.

Sementara Kabag Administrasi Keperajaan Widodo Wuryanto menjelaskan kegiatan ini didukung dari pendanaan DIPA IPDN Kampus Kalbar. Sisi lainnya ada sumbangan sukarela dari civitas akademika. Kegiatan bedah rumah selain membantu warga juga menjadi momentum lebih meningkatkan kerjasama dan pratisipasi ke masyarakat.

”Harapan kami, program bedah rumah berjalan terus,” ujarnya.(den)  

Berita Terkait