LPPM UM Pontianak Laksanakan PKM di Pal IX

LPPM UM Pontianak Laksanakan PKM di Pal IX

  Kamis, 11 July 2019 11:55
BANTUAN: Rektor UM Pontianak, Helman Fachri yang juga tergabung dalam anggota PKM menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan TTG kepada Mitra Parwa Mekar.AGUS SULAIMAN

LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak melaksanakan program pengabdian pada masyarakat di Desa Pal IX Tahun 2019. Kegiatan berupa Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang mengangkat judul Inovasi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan Pada Perkumpulan Wanita (Parwa Mekar) Suku Bugis Transmigran di Desa Pal IX. 

Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan tersebut adalah Perkumpulan Wanita (Parwa) Mekar. Waspodo, ST, MT selaku Ketua menyampaikan bahwa Ipteks yang ditransfer kepada mitra berupa Teknologi Tepat Guna (TTG) diantaranya Mesin  Pengaduk Dodol, Mesin Perajang Pisang, Oven Pemanggang Serbaguna, serta Pelatihan Manajemen Pemasaran dan Hygiene Sanitasi Makanan. 

Ketua Parwa Mekar, Sitti Munawarah mengatakan, selama ini hasil perkebunan, seperti pisang, nanas, dan buah-buahan lainnya diolah menjadi keripik dan dodol. 

“Namun pengolahan sering mengalami kendala karena sistem pengolahan yang masih bersifat manual. Dengan adanya bantuan berupa Mesin Perajang Pisang dan Mesin Pengaduk Dodol sangat jelas terbantukan bagi keberlangsungan produk kami,” paparnya sembari mengucapkan berterima kasih kepada UM Pontianak, yang sudah memberikan bantuan mesin-mesin, peralatan serta pelatihan bagi kelompoknya. 

Hal serupa disampaikan Halimah sebagai anggota Parwa Mekar. Menurutnya, dengan adanya bantuan Oven Pemanggang Serbaguna yang telah diberikan sangat membantu dalam pengolahan Roti Kap, Blodar dan Kue-Kue lain. “Proses pemanggangan yang mudah dan dalam jumlah besar membuat proses produksi menjadi lebih cepat,” ujarnya.

Selain itu sosialisasi mengenai Hygiene Sanitasi Makanan menambah pengetahuan dan keterampilan mitra dalam membuat berbagai olahan makanan yang bersih, sehat dan bergizi. Pelatihan dan praktek pengemasan produk dan pemasaran semakin menambah pengetahuan mitra dalam mengemas produk yang menarik dan semakin memperluas pemasaran produknya, baik dititipkan ke warung, minimarket maupun pemasaran online.

H. Helman Fachri dan Rochmawati yang tergabung dalam kelompok PKM berharap agar IPTEK yang telah ditransfer kepada mitra dapat dikembangkan dan dicontoh oleh industry rumah tangga lain sehingga dapat membantu peningkatkan produktivitas dan kualitas produksi serta memperluas pemasaran produk yang dihasilkan.(ags/ser)