Lorenzo Bebas dari Sanksi

Lorenzo Bebas dari Sanksi

  Selasa, 18 June 2019 09:26
INSIDEN : Balapan di Catalunya MotoGP Grand Prix di track balap Catalunya di Montmelo (16/6) menyebabkan total empat pembalap tidak bisa meneruskan balapan akibat insiden kecelakaan. LLUIS GENE / AFP

Berita Terkait

Rossi ingin Layout Tikungan 10 Diubah

BARCELONA-Keinginan pembalap Monster Yamaha Maverick Vinales agar Jorge Lorenzo (Repsol Honda) mendapat sanksi berat akibat keteledorannya di tikungan 10 lap kedua GP Catalunya Minggu kemarin tak terwujud. Setelah mempelajari kejadian, FIM Steward memutuskan tidak akan memberikan sanksi apapun kepada juara dunia lima kali tersebut.

FIM Steward yang dipimpin oleh Freddie Spencer beranggapan, kejadian yang membuat total empat pembalap tidak bisa meneruskan balapan tersebut murni sebuah insiden kecelakaan. Seperti diketahui, saat itu aksi Lorenzo yang melakukan late braking untuk mengambil alih posisi ketiga berujung petaka pasca dirinya kehilangan cengkraman ban depan. 

Gara-gara itu, motornya terjatuh lantas menghajar ban belakang Andrea Dovizioso (Ducati). Setelah itu dua pembalap Yamaha yakni Vinales dan Valentino Rossi juga terlibat dalam tabrakan tersebut. 

Pasca kejadian Lorenzo memang langsung  mengakui kesalahan. Dia menghampiri satu per satu pembalap yang terlibat dalam kejadian tersebut. Vinales menjadi yang paling geram. Dia tidak bisa memaafkan aksi Lorenzo tersebut. 

Di lain sisi, rekan setim Lorenzo, Marc Marquez, merasa kejadian itu murni sebuah kecelakaan. Pembalap yang kini memimpin klasemen pembalap tersebut merasa Lorenzo tidak layak menerima hukuman.  

Sementara itu, akibat kejadian ini Rossi meminta MotoGP untuk segera mengevaluasi tikungan sepuluh sirkuit Barcelona ini. Menurut pembalap 40 tahun tersebut, tikungan ini terlalu menukik dan sudah terbukti kerap menjadi biang kecelakaan. Rossi merasa tikungan ini tidak cocok untuk balapan dan menyebutnya bagai 'parkir supermarket'.

Juara dunia sembilan kali ini secara terbuka meminta motoGP untuk segera mengembalikan tikungan sepuluh ke layout lama yang dianggap lebih aman untuk para pembalap. “Tikungan ini membuat begitu mudah terjadi tabrakan,” ucap Rossi dilansir Motorsport. “Aku tidak tahu kenapa kami masih memilih layout seperti ini,” tambahnya.

Di lain sisi, Marquez punya anggapan berbeda. Dia menyebut tikungan seperti ini tidak hanya dimiliki oleh Sirkuit Barcelona. Tapi juga terdapat di beberapa sirkuit lain seperti Austria dan Austin. Menurutnya, perubahan menggunakan layout lama seperti yang diminta Rossi malah akan lebih berbahaya untuk keselamatan pembalap. 

Marquez menyebut perubahan dari tikungan lama ke tikungan baru dilakuan adalah demi keselamatan. “Menurutku layout ini jauh lebih normal,” ucap Marquez.

Hal senada diungkapkan Dovizioso. Pembalap Italia itu menyebut tikungan ini memang bukan layout terbaik. Namun menjadi yang paling memungkinkan untuk dilakukan karena di sisi lainnya sudah terdapat tanjakan dan turunan yang akan lebih berbahaya. (irr)

Berita Terkait