The Long Night Raup 17,8 Juta Penonton

The Long Night Raup 17,8 Juta Penonton

  Kamis, 2 May 2019 11:21
MENEGANGKAN: Episode The Long Night serial Game of Thrones season 8 memecahkan rekor jumlah penonton Game of Thrones. Terhitung, ada 17,8 juta penonton yang menyaksikan tayangan itu. NET

Berita Terkait

NEW YORK – Episode The Long Night serial Game of Thrones season 8 adalah 82 menit paling intens dan menegangkan yang ditayangkan pada Minggu (28/4). Saking hebohnya, episode tersebut memecahkan rekor jumlah penonton Game of Thrones. Terhitung, ada 17,8 juta penonton yang menyaksikan tayangan itu. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi untuk serial fantasi dan HBO.

Selain itu, The Long Night menjadi serial berskenario yang paling banyak ditonton tahun ini. Ia mengalahkan rekor sebelumnya, premiere season finale yang tayang pada 14 April lalu. Episode berjudul Winterfell tersebut ditonton 17,4 juta viewers. Angka itu termasuk penayangan dari layar kaca pada Minggu malam waktu setempat dan streaming di HBO NOW dan HBO GO. Jumlah tersebut terus bertambah. Kini premiere season 8 telah ditonton 38 juta viewers.

Selain itu, The Long Night menjadi episode acara TV berskenario yang paling banyak di-tweet di Twitter sepanjang masa. Ada 7,8 juta cuitan yang membahas episode arahan Miguel Sapochnik tersebut. Karakter yang paling banyak disebutkan adalah Arya Stark (Maisie Williams), Night King (Vladimir Furdik), Bran (Isaac Hempstead Wright), Jon Snow (Kit Harington), dan Cersei Lanister (Lena Headey) yang tidak ada dalam episode itu.

Episode The Long Night memang berlangsung sangat seru dan gelap. Menampilkan klimaks Battle of Winterfell tentang pertempuran epik melawan white walkers yang berlangsung di Winterfell. Syuting episode tersebut memakan waktu 55 malam di Irlandia Utara yang sedang musim dingin. John Bradley, pemeran Samwell Tarly, mengungkapkan bahwa syuting dimulai pukul 18.00 sampai 04.00.

Dia mengaku puas melihat hasilnya ketika episode itu ditayangkan. ’’Sangat luar biasa. Ada pacarku di sampingku dan bekas cengkeraman kukunya masih ada di lenganku,’’ ceritanya.

Begitu pula dengan Williams yang belum pernah sekali pun membaca skrip season 8. Dia hanya membaca bagiannya. Dia terkejut ketika tahu bahwa Arya-lah yang membunuh Night King. ’’Itu sangat luar biasa menyenangkan,’’ ujarnya.

Namun, di sisi lain, Williams khawatir penonton tidak menyukainya dan menganggap Arya tidak layak membunuh Night King dengan pisau Valyrian steel-nya tersebut. Sebab, menurut dia, karakter Night King dibangun sedemikian rupa hingga menciptakan image yang sulit dikalahkan.

’’(Mengalahkan villain yang tak terkalahkan, Red) harus diselesaikan secara cerdas atau orang akan berpikir, ’Baiklah, (villain) tidak akan seburuk itu ketika gadis dengan berat 100 pon (sekitar 45 kg) datang dan menusuknya’,’’ jelasnya. (Entertainment Weekly/USA Today/adn/c22/nda)

Berita Terkait