Lintas Etnis Sepakat Jaga Kedamaian Sanggau

Lintas Etnis Sepakat Jaga Kedamaian Sanggau

  Sabtu, 7 July 2018 10:20
DEKLARASI: Tokoh lintas etnis di Kabupaten Sanggau ketika membacakan poin deklarasi pada Jumat pagi kemarin.

Berita Terkait

SANGGAU-Tokoh lintas etnis di Kabupaten Sanggau pada Jumat (6/7) pagi melakukan deklarasi damai bertempat di Kantor Bupati Sanggau. Deklarasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan kondisi Bumi Daranante yang senantiasa damai bagi masyarakat yang multietnis.

Deklarasi yang dibacakan secara bersama-sama tersebut tertuang dalam beberapa poin diantaranya menjunjung tinggi perbedaan dan menghargai kemajemukan serta tetap berkomitmen menjaga keutuhan dan ketenteraman di Kabupaten Sanggau. Selain itu, tidak akan terpengaruh dan terprovokasi dari manapun dan dari siapapun yang akan merusak persaudaraan dan persatuan di Sanggau.

Poin selanjutnya yakni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Sanggau. Kemudian, mengimbau kepada semua pihak agar mewaspadai pihak-pihak tertentu yang menghasut dan mengadu domba antarumat beragama, etnis dan orkemas di Kabupaten Sanggau termasuk tidak mempercayai berita hoaks dan lain sebagainya.

Lintas etnis juga meminta kepada aparat keamanan menindak tegas siapapun yang mencoba merusak persatuan dan persaudaraan yang selama ini terjalin dengan sangat baik di Sanggau.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot kepada sejumlah media menyampaikan bahwa semua tokoh etnis di Sanggau ini menyatakan diri siap menjaga kedamaian dan kenyamanan Kabupaten Sanggau ini. Oleh karena itu, tidak ada lagi yang mencoba mengganggu ketertiban daerah ini.

“Kita sepakat menjaga keamanan dan ketentraman Sanggau ini. Saya kira jangan ada lagi yang coba-coba mengganggu atau mengusik ketertiban di daerah kita ini,” jelasnya.

“Dari mana pun dia, suku apapun dia, dia adalah orang Sanggau yang wajib (hukumnya) membuat Sanggau ini tetap aman, nyaman dan damai. Enak didiami suku bangsa dan yang terpenting adalah kita sama-sama menjaga persatuan Bangsa Indonesia,” tegas Ontot yang juga Wakil Bupati Sanggau ini.

Harian ini juga mengkonfirmasi Ade Syafrial selaku Sekjen Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau mengimbau kepada seluruh etnis, agama dan golongan apapun agar sama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Sanggau.

“Saya kira semua etnis dan agama bersepakat untuk menjaga kedamaian di daerah kita ini. Kita harus selalu bersama-sama menjalin kebersamaan agar daerah kita ini tetap aman dan damai,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sanggau, Liu Cen Khiong menyatakan dengan adanya pernyataan sikap bersama yang dilakukan oleh perwakilan tokoh-tokoh adat Kabupaten Sanggau maka sampai ditingkat masyarakat pun seruan tersebut mesti dipahami secara bersama bahwa masyarakat Sanggau yang multietnis ini menghendaki terwujudnya keamanan dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.

“Selaku Ketua MABT, saya mengimbau agar warga tionghoa bisa ikut menjaga dan membina kerukunan antar sesama serta tidak gampang terpancing (adanya) provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya. (sgg)

 

Berita Terkait