Lima Juri Siap Berebut Member

Lima Juri Siap Berebut Member

  Kamis, 13 September 2018 10:00
COACH: Anggun dan Armand Maulana, dua dari lima juri ajang pencarian bakat The Voice Indonesia yang akan tayang November nanti. IMAM HUSEIN/JAWA POS

Berita Terkait

The Voice Indonesia Tayang November

Ada Peserta dari Bengkayang

JAKARTA – Ajang pencarian bakat The Voice Indonesia (TVI) kembali hadir. Tahun ini, event tersebut memasuki musim ketiga. Berbeda dengan musim sebelumnya, TVI akan disiarkan di GTV. Pindah dari musim pertama di Indosiar dan musim kedua di RCTI. Rencananya, episode perdana TVI musim ketiga tayang pada 1 November 2018.

Bukan cuma kanalnya yang baru. Ada beberapa perbedaan musim ketiga TVI jika dibandingkan dengan dua musim sebelumnya. Misalnya, komposisi juri dan coach. Ada empat nama baru yang bergabung. Mereka adalah Anggun, Titi D.J., Anindyo ”Nino RAN” Baskoro, dan Vidi Aldiano. Sementara itu, Armand Maulana kembali menjadi juri dan coach setelah absen di musim kedua.

Para juri dan coach senang bisa terlibat sebagai penilai maupun pembimbing. Anggun, misalnya. Menurut diva yang menetap di Prancis itu, TVI merupakan kompetisi menyanyi yang paling relevan. ”Yang dinilai benar-benar suara,” ujarnya kemarin (12/9) saat jumpa pers di MNC.

Sistem penilaian TVI memang berbeda dengan kontes menyanyi lainnya. Saat blind audition, para juri akan duduk membelakangi peserta. Mereka tidak melihat penampilan peserta. Yang diketahui hanyalah suara dan teknik menyanyinya. Jika tertarik, juri akan memutar kursi. Menurut Anggun, penilaian tersebut objektif dan sesuai tujuan.

Peserta musim ini datang dari berbagai penjuru negeri. Mulai Baubau, Alor, Tasikmalaya, hingga Bengkayang (Kalimantan Barat). Anggun mengakui, cara bernyanyi mereka di luar perkiraan. Tidak kalah dengan penyanyi di kota besar. Hal itu menunjukkan bahwa Indonesia tidak kekurangan stok penyanyi bertalenta.

Selain Anggun, Nino-Vidi baru kali ini menjadi juri dan coach. Meski berdua, mereka dihitung satu suara. Menurut Nino, dirinya dan Vidi akan lebih banyak berdebat daripada satu suara. ”Pokoknya, bakal ribut dan bikin drama,” kata Nino, lantas tergelak.

Titi menuturkan, setiap juri dipastikan sering berebut peserta yang akan masuk tim coaching. Keseruan tergambar melalui ledekan atau candaan. Perdebatan itu memberikan warna selama musim ketiga TVI.

Di samping itu, drama pasti ada. Host Ananda Omesh dan Astrid Tiar kerap menerima curhatan peserta. Di backstage, banyak peserta yang menangis, marah, dan histeris. Bahkan, ada yang berpacaran.

Drama pun dialami Titi. Di salah satu episode, dia kedatangan peserta ”spesial”. Yakni, anak Ovy/rif, mantan suaminya. ’’Kita lihat sendiri ya saat episodenya ditayangkan,” ucap pelantun Sang Dewi tersebut.

Setelah blind audition yang dimulai November, peserta yang lolos memasuki babak knockout. Kemudian, mereka bersaing di babak battle round dan live show. Kompetisi terus berlangsung hingga menyisakan empat peserta dari tiap coach sebagai grand finalist. (len/c18/nda)

Berita Terkait