Lima Desa Pengkadan Terendam

Lima Desa Pengkadan Terendam

  Kamis, 10 January 2019 10:50
Kondisi banjir yang merendam lima desa di Kecamatan Pengkadan Kabupaten Kapuas Hulu, kemarin. Banjir yang terjadi dikarenakan luapan sungai Pengkadan. (istimewa)

Berita Terkait

PUTUSSIBAU- Hujan deras yang terjadi wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (8/1) malam menyebabkan sejumlah sungai meluap. Salah satunya sungai Pengkadan di Kecamatan Pengkadan Kabupaten Kapuas Hulu.

Luapan sungai Pengkadan tersebut mengakibatkan lima desa di kecamatan itu terendam banjir. Akibatkannya sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Pengkadan-Kecamatan Jongkong terputus. Tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain itu, banjir juga merendam sejumlah halaman sekolah.

Kapolsek Pengkadan Ipda Jaspian mengatakan, banjir terjadi karena luapan sungai Pengkadan akibat hujan semalaman dengan ketinggian air rata - rata diatas satu meter.

“Banjir ini dikarenakan luapan subgai pengkadan. Ketinggian air rata-rata satu meter,” katanya.

Disampaikan Jaspian, lima desa yang terdampak banjir yaitu Desa Sirajaya, Mawan, Pengkadan Hilir, Kerangan Panjang dan Desa Sasan.

Menurut dia, meluapnya sungai Pengkadan tersebut cukup menganggu aktivitas masyarakat terutama sejumlah fasilitas umum jalan dan gedung sekolah.

Dikatakan Jaspian, aktivitas sekolah di Dusun Nanga Semelangi Desa Serikat terpaksa diliburkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Meskipun demikian, hingga saat ini banjir tidak merendam rumah warga setempat dan diperkirakan banjir tidak akan bertahan lama.

“Saya bersama anggota polsek sudah turun ke lokasi banjir melihat situasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Jaspian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat terdampak banjir untuk waspada banjir dan kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

“Kita berharap banjir tidak meluas sehingga aktivitas masyarakat kembali normal, tetapi yang jelas kita minta masyarakat waspada bencana alam,” pesan Jaspian.

Sementara itu, pantauan Antara di Putussibau dan sekitarnya, sungai Kapuas di daerah setempat sudah mulai meluap akibat curah hujan yang cukup tinggi.(arf)

Berita Terkait