Life After Messi

Life After Messi

  Jumat, 23 September 2016 09:30

Berita Terkait

BARCELONA – Andres Iniesta langsung mencium kepala Lionel Messi, sementara seisi Stadion Camp Nou berdiri dan memberikan standing ovation ketika dia menuju ke bench dan digantikan oleh Arda Turan di menit 59 dinihari kemarin (22/9).

Sebabnya, Messi meninggalkan lapangan dalam kondisi yang cukup parah. Tantangan yang dilakukan oleh bek Atletico Madrid Diego Godin ketika Messi membelakanginya membuahkan cedera pangkal paha.

Barcelona mengakhiri jornada kelima dengan hasil seri 1-1 kontra Atletico. Tuan rumah unggul dahulu melalui Ivan Rakitic di menit 41. Namun, striker pengganti Angel Correa menyamakan keadaan 20 menit kemudian.

”Terdapat sobekan di otot adduktor paha atas Messi,” demikian bunyi pernyataan resmi Barcelona seperti dilansir Football Espana.

Klub Catalan itu mengonfirmasi kapten Argentina tersebut bakal absen setidaknya tiga pekan ke depan. ”Kehilangan Messi adalah kehilangan bagi sepak bola. Aku merasa menyesal mengatakannya,” kata entrenador El Barca, Luis Enrique, dalam konferensi pers pasca pertandingan dikutip dari Football Espana.

Wajar jika Enrique mengatakan hal itu. Sebab, Messi tidak hanya menepi dari agenda seluruh kompetisi Barca.

Setidaknya, rival sekota Espanyol itu tidak akan diperkuat Messi ketika mereka menantang Sporting Gijon (24/9), menjamu Celta Vigo (2/10), serta bertandang ke Borussia Park, markas Borussia Moenchengladbach, pada pekan kedua Liga Champions (29/9).

Messi juga absen bersama Tim Tango, julukan Argentina, ketika melakoni dua partai kualifikasi Piala Dunia Rusia 2018. Yakni melawan Peru (6/10), dan menghadapi Paraguay (11/10).

Dia pun baru diprediksi bakal kembali ketika Barca melawan Deportivo La Coruna di Camp Nou (16/10). Lebih lanjut, ini adalah cedera kedua yang menimpa Messi pada musim 2016-2017.

Dalam sepuluh musim terakhir, musim lalu menjadi musim yang paling menyakitkan bagi pemain 29 tahun tersebut. Tercatat, dia harus lima kali menepi karena cedera dengan total durasi yang harus dihabiskan adalah 68 hari.

Cedera terparah yang dialaminya adalah putusnya otot ligamen di lutut Messi kala melawan Las Palmas, 23 September 2015. Messi pun harus absen selama 1,5 bulan dengan melewatkan sembilan pertandingan di semua kompetisi.

Enrique pun pesimistis bintangnya itu bakal pulih tepat waktu. ”Agendanya sangat padat,” ujar entrenador 46 tahun tersebut.

Pelatih berjuluk Lucho itu menyatakan bakal segera mencari solusi untuk menambal posisi yang ditinggalkan Messi. Arda Turan berada di daftar pertama pemain yang dianggap cocok. Sebab, ketika Neymar absen untuk fokus ke Olimpiade Rio de Janeiro, Turan sukses bermain di posisi sayap sehingga memunculkan trio MSA (Messi-Suarez-Arda).    Selain Turan, Enrique juga masih memiliki winger seperti Paco Alcacer maupun Denis Suarez.

”Kami sangatlah kuat bersama Messi,” papar Enrique. ”Kami juga tetap kuat meski dia absen. Jadi, yang perlu kami lakukan hanyalah tetap fokus,” lanjut eks pelatih Celta Vigo dan AS Roma tersebut.

Selain Messi, sebenarnya Sergio Busquets juga ditarik keluar diganti oleh Andre Gomes delapan menit sebelum Messi.Enrique mengatakan, Busquets sakit sehingga tidak memiliki stamina yang diinginkan. Namun, tim medis Barca mengumumkan bahwa dia hanya terkena flu sehingga tidak akan menepi terlalu lama.

Lebih lanjut, Enrique mengatakan bahwa dia tidak menyukai hasil imbang kontra Los Rojiblancos, julukan Atleti.Hanya meraup satu poin membuat Iniesta dkk berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengantongi sepuluh poin. Ketinggalan tiga angka dari seteru klasik Real Madrid (13).

Dalam pandangannya, meski menyerang dan bertahan dengan baik, Barca memiliki kelemahan dalam urusan penyelesaian akhir. ”Kini kami harus segera bangkit, improve, dan kembali ke jalur yang benar; meraih poin demi poin dan bermain sebaik mungkin,” ulasnya seperti dikutip AS.

Terpisah, hasil seri ini membuat arsitek Atletico, Diego Simeone, mengoleksi laga imbang keenamnya kontra Barca di semua ajang.

Total statistik Simeone ketika menghadapi Barca adalah dua kemenangan, enam kali imbang, dan sepuluh kekalahan. Meski begitu, Simeone mengapresiasi satu poin yang berhasil mereka curi dari Camp Nou.

Menurutnya, Antoine Griezmann dkk bermain seperti yang dia inginkan pada paro kedua. ”Kami melakukan pergantian yang mendongkrak performa kami. Sebab, sebelumnya, Barcelona benar-benar menekan kami,” ulas entrenador yang baru saja memotong dua musim durasi kontraknya seperti dilansir AS. (apu)

Berita Terkait