Lezatnya Saprahan Sunda & Jawa

Lezatnya Saprahan Sunda & Jawa

  Kamis, 31 January 2019 10:02
Saprahan Sunda

Berita Terkait

Saprahan adalah tradisi makan bersama di atas daun pisang atau wadah lainnya. Bahkan, saprahan ini dilakukan turun temurun bagi masyarakat Melayu, Kalbar. Tak hanya masyarakat Melayu, ternyata saprahan juga ada di Sunda dan Jawa. Rasanya pun tak kalah nikmat.

Oleh : Ghea Lidyaza Safitri

Saprahan Sunda dan Jawa juga terdiri dari berbagai lauk. Seperti saprahan olahan chef Waroeng Western, Ragil Rasbillah. Dia menyajikan saprahan Sunda dan Jawa khas dengan masakan daerah asalnya. 

Saprahan sunda terdiri dari nasi liwet, ayam kuning, tempe kuning, tahu kuning, ikan asin, gado-gado, kerupuk, dan sambal. Nasi liwet yang disajikan sungguh menggoda. Tak hanya harum, tekstur lembut dan rasa sangat gurih.

Nasi liwet ditanak bersama dengan rempah-rempah khas, seperti cabai, kemangi, serai, lengkuas, jahe, bawang putih dan bawang merah. Tak lupa diberikan santan untuk memberikan rasa gurih. 

Semakin lengkap dengan lauk serba kuning dengan aneka bumbu. Salah satunya kunyit sebagai penguning sekaligus pemantap rasa. Serta, gado-gado bumbu kacang yang semakin menambahkan kenikmatan.

“Untuk gado-gado, sayuran yang digunakan adalah bayam, kangkung, dan toge. Sayuran sengaja tak dimasak terlalu lembek agar tetap segar dan renyah saat disantap,” ujarnya.

Saprahan Jawa

Begitu pula, saprahan Jawa. Ragil menuturkan saprahan ini terdiri dari nasi putih, ayam bacem, tempe bacem, tahu bacem, peyek, urap sayur, dan peyek. Olahan bacem dikenal akan cita rasa manis khas gula merah. 

Saprahan Jawa semakin nikmat disantap bersamaan dengan urap. Hidangan salad khas Indonesia ini diolah dari beberapa sayuran yang dimasak (direbus) dan dicampur dengan kelapa parut yang telah dibumbui. Tak lupa tambahan cabai merah agar urap semakin menggugah selera. **

Berita Terkait