Lengkap dengan Dapur Umum

Lengkap dengan Dapur Umum

  Sabtu, 23 January 2016 12:19
DAPUR UMUM: 135 eks Gafatar di Singkawang akan direlokasi. Pemda menyiapkan dapur umum. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG- Pemerintah Kota Singkawang, telah menyiapkan tempat berkumpulnya warga eks Gafatar atau Gerakan Fajar Nusantara yang dilengkapi dengan dapur umum serta beberapa fasilitas lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Syech Bandar meninjau lokasi tempat dikumpulkannya warga tersebut, Kamis (22/1) malam. Lantaran sekitar pukul 20.00 WIB, merupakan batas dikumpulkannya warga yang berpencar di beberapa kecamatan di satu lokasi.Personil TNI, Polisi serta pihak terkait lainnya juga terlihat di lokasi tersebut. Mereka pun membantu menurunkan barang-barang warga yang diangkut menggunakan truk ataupun kendaraan lain saat tiba ditempat tersebut.

Selama berkumpul di lokasi tersebut, berbagai kegiatan akan dilaksanakan. Diantaranya diisi dengan kegiatan keagamaan. Seperti Salat berjamaah, maupun dzikir bersama yang telah dikoordinir Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang.Dikumpulkannya warga ini, sembari menunggu jadwal keberangkatan ke Pontianak dan dilanjutkan ke daerah asal mereka masing-masing. “Kita ambil kesepakatan, sambil menunggu pemberangkatan mereka ke daerah masing-masing,” kata Syech Bandar.

Pihaknya pun berjanji, selama di tempatkan ini. Akan diperlakukan sebaik-baiknya, baik fasilitas maupun konsumsi. “Kita akan berupaya memberikan fasilitas yang maksimal, selama mereka masih di Singkawang,” katanya.Dari data hingga Kamis malam. Jumlah warga yang ada, yakni sekitar 135 jiwa atau sebanyak 31 Kepala Keluarga.  Pemerintah Kota Singkawang bersama Kapolres, Kajari, Dandim, Danbrigif, Kementerian Agama serta pihak lainnya sepakat merelokasi warga eks Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar yang ada di kota ini.

“Relokasi yang dilakukan, juga telah disetujui warga eks Gafatar yang memang kooperatif,” kata Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar. Relokasi yang dilakukan, ditegaskan Bandar, bukan berarti pengusiran. Hanya saja ini lebih karena situasi dan kondisi yang terjadi di luar Kota Singkawang. Mengenai pembinaan kepada warga eks Gafatar, sebelumnya telah dilakukan.(fah)

Berita Terkait