Ledakan Petasan Kagetkan Penonton Debat Pilpres

Ledakan Petasan Kagetkan Penonton Debat Pilpres

  Senin, 18 February 2019 05:57

Berita Terkait

JAKARTA -- Sebuah ledakan  besar tiba-tiba memecah suasana kawasan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (17/2), sekitar pukul 20.15. Ledakan itu terjadi tak jauh dari arena nonton bareng debat kedua Pilpres 2019. Suara ledakan itu terjadi ketika debat kedua mempertemukan capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Hotel Sultan, Jakarta, baru saja dimulai. Sontak saja, ledakan itu membuat sejumlah pendukung yang tengah menyaksikan debat kaget. Ada yang mencoba mendekat. Ada pula yang tetap menyaksikan layar besar. Imbauan jangan mendekat pun terdengar.

"Jangan mendekat, jangan ke lokasi," teriak petugas memberi imbauan. 

"Duduk pak, bu, dukuk lagi. Dimohon untuk kembali," kata pendukung saling mengingatkan. 

Salah satu warga menyatakan, dia kaget mendengar ledakan tersebut. "Itu sepertinya bukan ledakan. Tapi saya tidak tahu ledakan apa itu," ungkapnya di kawasan Parkir Timur Senayan. 

Petugas gabungan TNI dan Polri langsung mensterilkan lokasi yang menjadi sumber suara ledakan di kawasan Parkir Timur Senayan. "Jangan ada yang mendekat," kata petugas memberikan imbauan. 

Beberapa saat, polisi menjaga lokasi sumber ledakan. Olah tempat kejadian perkara dilakukan. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono memastikan bahwa ledakan yang terjadi itu bukan bom. Eddy memastikan dari hasil olah tempat kejadian perkara atau TKP oleh tim penjinak bom atau jibom, diketahui sumber ledakan itu berasal dari petasan. "Sementara ini dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh teman-teman dari jibom (tim penjinak bom) itu adalah petasan," kata Eddy kepada wartawan di lokasi, Minggu (17/2) malam. 

Dia mengatakan, tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  Jenderal bintang dua itu menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya. "Jadi, mungkin siapa pelakunya kami masih akan melakukan penyelidikan," katanya. 

Eddy memastikan ledakan itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun materi. "Tidak ada korban manusia maupun, korban materi tidak ada sama sekali," katanya. 

Kendati demikian, Eddy menegaskan bahwa polisi akan melakukan penelitian lebih lanjut. Polisi akan mengecek CCTV untuk mengetahui siapa yang menaruh petasan itu di sana.  "Kami akan melihat CCTV dan ini tentu masih membutuhkan waktu," tegas jenderal bintang dua ini. (ody)

Berita Terkait