Leclerc Merasa Beruntung Tidak Cedera Parah

Leclerc Merasa Beruntung Tidak Cedera Parah

  Selasa, 28 Agustus 2018 09:24
TABRAKAN: Fernando Alonso (14) dari McLaren F1 Team MCL33 Renault bertabrakan dengan Charles Leclerc (16) dari Alfa Romeo Sauber F1 Team C37 Ferrari di Formula One Grand Prix Belgium di Circuit de Spa-Francorchamps (26/8) di Spa, Belgia. Mark Thompson/Getty Images Europe

Berita Terkait

Akhir Perdebatan Halo Cockpit

STAVELOT-Melihat kondisi halo cockpit pada mobil Ferrari 062 EVO miliknya, pembalap Sauber Charles Leclerc langsung merasa benar-benar beruntung. Andai saja Formula 1 belum menggunakan komponen tersebut musim ini, Leclerc kemungkinan besar mengalami cedera kepala parah akibat insiden yang dia dapat pada awal balapan GP Belgia Minggu kemarin.

“Saat melihat kondisi halo (setelah insiden), dan tampak tidak terlalu bagus. Saya benar-benar beruntung,” ucap Leclerc dilansir Motorsport.

Dalam foto yang beredar, tampak cat halo cockpit mobil Leclerc terkelupas cukup parah di bagian kanan atas dan bawah. Kerusakan itu adalah akibat terjangan body mobil McLaren milik Fernando Alonso yang sempat melayang di atas Lecreck.

Andai saja tidak ada halo cockpit yang menghalangi, kemungkinan besar body mobil milik Alonso itu sudah menghantam kepala Lecreck. “Mungkin hanya keajaiban yang menyelamatkannya (Leclerc) jika tidak ada halo saat itu. Kemungkinan besar mobil itu (milik Alonso) menerjang kepalanya (Lecreck),” ucap FIA Race Director Charloe Whiting dilansir Motorsport.

Kejadian yang berawal dari kelalaian pembalap Renault Nico Hulkenberg menginjak rem ini sekaligus menjadi bukti bahwa halo cockpit memang benar-benar penting untuk keselamatan para pembalap. Sebelum aturan pemasangan halo cockpit disahkan musim ini, sempat ada perbedaan pendapat di antara pembalap.

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton termasuk pihak yang tidak setuju pemesangan halo cockpit karena dianggap mengurangi keindahan mobil F1. Sementara itu, pembalap Ferrari Sebastian Vettel menjadi salah satu pihak yang mendukung penuh penerapan aturan baru itu.

“Saatnya kita hentikan perdebatan tentang HALO sekarang. Ini sudah menyelamatkan nyawa,” cuit mantan pembalap Mercedes, Nico Rosberg di Twitter kemarin dilansir ESPN.

Alonso mengatakan hal serupa. Dia menyebut hal yang terpenting adalah dirinya, Leclerc, maupun Hulkenberg melewati kejadian itu dengan selamat. 

“Ini bukti penting (kegunaan halo). Seharusnya memang kita tidak membutuhkan bukti. Tapi mari kita ambil positifnya,” ucap pembalap yang akan pensiun dari F1 pada akhir musim ini tersebut.

FIA mulai melakukan pengembangan untuk meningkatkan keselamatan pembalap di dalam kokpit sejak awal 2016. Inisiatif itu muncul setelah kejadian tewasnya pembalap Marussia Jules Bianchi pada tabrakan maut di GP Jepang pada Juli 2015.

Pengembangan halo cockpit makin dirasa krusial pasca sebulan setelah itu pembalap IndyCar asal Inggris Justin Wilson juga tewas akibat kecelakaan tunggal di lintasan.(irr)

 

Berita Terkait