Latih SDA Penanggulangan Kerhutla

Latih SDA Penanggulangan Kerhutla

  Jumat, 1 April 2016 09:12
FOTO BERSAMA: Manggala Agni dan Regu Satgas Dalkarhutal PT HKI, berfoto bersama usai mengikuti kegiatan pelatihan, kemarin. FOTO IST

Berita Terkait

KETAPANG-PT Hutan Ketapang Industri (HKI) bekerjasama dengan Manggala Agni Daerah Operasi Ketapang, menggelar pelatihan Kepala Regu Satgas Dalkarhutla. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari sejak 26 hingga 28 Maret 2016. Diharapkan, dengan pelaksanaan pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan serta keterampilan dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Manggala Agni Daops Ketapang, Rudi Windra Darisman, mengatakan, selaku leading sektor tentu harus dapat membentuk jaringan dan bekerjasama dalam hal pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan melalui pelatihan dan komunikasi non formal. "Kita apresiasi pihak perusahaan yang serius mengikuti pelatihan," katanya.

Ia menjelaskan, jika semua stakeholder sudah memiliki kemampuan untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Pihaknya juga melibatkan BMKG Ketapang yang bertugas memberikan informasi tentang Early Warning atau peringatan dini yang berkaitan dengan sistem peringkat bahaya kebakaran.

Kemudian juga dilibatkan pihak Basarnas Ketapang yang menyampaikan tentang Pertolongan pertama pada kecelakaan. "Kita akan terus meningkatkan kegiatan seperti ini sebagai salah satu cara peningkatan keahilan dan keterampilan sumber daya pengendalian kebakaran serta sinergitas kemitraan Dalkarhutla," jelasnya.

Kegiatan pelatihan ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. "Kebakaran hutan dan lahan selama ini sudah menjadi bencana tahunan yang dampaknya sangat merugikan, baik secara ekonomi, kerusakan lingkungan, maupun gangguan kesehatan," lanjutnya.

Asisten Kepala Damkar PT HKI, Slamet Sri Mulyanta, mengatakan, pihaknya terus mengalami perubahan signifikan dari sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan ini. Pihaknya merasa terbantu dengan adanya pelatihan para kepala regu ini. "Kalau selama ini pengendalian kebakaran hutan dan lahan terkendala sumber daya manusia yang terlatih dan terampil, dengan adanya pelatihan tentu kedepan akan lebih baik," katanya.

Menurutnya, materi latihan yang didapat mencakup manajemen Satgas dan kepemimpinan. Peserta juga dibekali materi sistem navigasi darat dan ploting peta manual.

Untuk itu, ia berpesan kepada para peserta yang telah mengikuti Pelatihan Dalkarhutla tersebut untuk mengimplementasikan metode penyuluhan dan sosialisasi yang telah mereka dapatkan selama pelatihan. "Terlebih jika  kedepannya sinergitas tiga elemen yaitu pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dapat terus dijalankan dan ditingkatkan tentunya kita bisa optimis resiko bahaya kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan bahkan dihilangkan," pungkasnya. (ser)

Berita Terkait