Latih Pemuda Kenali Peralatan Modern , Pelatihan Batu Permata Pemuda se-Kalbar

Latih Pemuda Kenali Peralatan Modern , Pelatihan Batu Permata Pemuda se-Kalbar

  Rabu, 2 December 2015 08:21
BERFOTO BERSAMA: Anggota DPRD Provinsi Kalbar H Subhan Nur bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalbar, diabadikan bersama Peserta Pelatuhan Batu Permata di Hotel Wella 3 Sambas, kemarin. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

SAMBAS – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalbar menggelar Pelatihan Batu Permata bagi pemuda Provinsi Kalbar yang dipusatkan di Kabupaten Sambas. Pelatihan tersebut digelar di Hotel Wella 3 Sambas, Selasa (1/12) kemarin.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan sebagai wujud untuk meningkatkan peran dan kemandirian generasi muda, sekalagus salah satu upaya meningkatkan nilai tambah ekonomis batu mulia yang ada di Kalbar. Kepala Dispora Provinsi Kalbar melalui Kepala Bidang Kepemudaan, Charles, berharap melalui pelatihan ini, para pemuda di Kalbar memiliki keterampilan dan pengetahuan khusus di bidang pengelolaan batu permata. “Dengan kegiatan ini kita berharap menjadi sarana meningkatkan nilai tambah secara ekonomi, untuk pergerakan ekonomi masyarakat Kalbar,” harapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, H Subhan Nur. Subhan sendiri merupakan Dewan Pembina Asosiasi Batu Permata Kalbar (ABPK). Selain Subhan, juga hadir kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Sambas, Nizamudin.  Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur memandang kegiatan seperti ini sebagai wujud nyata menggali potensi sumber daya alam Kalbar. Di sini, dijelaskan dia, para peserta diberikan teknik dasar hingga tenik cutting batu permata, sehingga memiliki nilai tambah ekonomis bernilai tinggi. “Dalam pelatihan ini peserta juga diajari menggunakan peralatan modern yang diimpor dari luar negeri seperti Amerika,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga memastikan jika dalam pelatihan tersebut, para peserta langsung ditangani instruktur profesional dari ABPK. Yang jelas, menurut dia, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalbar dalam mengolah sumber daya alam (SDA), terutama batu mulia seperti di Sempalai Sambas, agar memiliki nilai ekonomis tinggi. “Jangan sampai usaha batu permata atau batu mulia ini menjadi musiman saja, tapi harus berkelanjutan. Di mana bahan olahan batu permata ini tak semata di jadikan cincin melainkan beragam produk seperti kalung, gelang, hingga variasi lainya,” jelas legislator daerah pemilihan Kabupaten Sambas tersebut.

Bahkan tak sampai di situ, Subhan berharap program ini memiliki tindak lanjut sampai pemasaran produk hasil kerajinan permata atau batu mulia. Dengan demikian, dia yakin, akan terjadi perputaran ekonomi masyarakat.  “Kegiatan ini harus dibina, dikawal, agar jangan ada lagi pemuda-pemuda kita ke luar negeri mencari kerja. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang berlimpah, kita juga mampu mencetak lapangan kerja,” kata politikus Partai Nasdem tersebut.  

Dengan pemanfaatan SDA ini, Subhan berharap akan ikut mencegah klaim hasil budaya dari negera lain. Pasalnya, dia beranggapan, para TKI bekerja di luar negeri pun tidak menutup kemungkinan mentransfer hasil budaya Indonesia ke negara lain. “Ini yang kita khawatirkan ke depan sehingga kita antisipasi klaim budaya kita sendiri  oleh negara lain,” tegasnya. Tak hanya batu mulia, Subhan berharap agar pelatihan juga dilakukan terhadap aset budaya lainnya, sehingga bernilai ekonomis tinggi seperti tenun Sambas. Ditambahkan dia, para pemuda ini juga dilakukan pelatihan seperti las besi, pembuatan batako, hingga pembuatan kue khas asal Sambas. “Kita perlu mengawal budaya kita dengan memberdayakan pemuda, selain melestarikan budaya juga mengenalkan hasil budaya yang bisa mendatangkan keuntungan ekonomi bagi warga,” katanya. (har)