Larang Siswa SMP Gunakan Sepeda Motor

Larang Siswa SMP Gunakan Sepeda Motor

  Senin, 12 March 2018 11:00
KAMPANYE KESELAMATAN: Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Singkawang IPDA Jamian saat ke sekolah-sekolah menyampaikan Operasi Keselamatan Kapuas 2018. istimewa

Berita Terkait

SINGKAWANG—Dalam Operasi Keselamatan Kapuas 2018, Satgas Preemtif Ops Keselamatan Kapuas 2018 Polres Singkawang juga mendatangi sekolah-sekolah di Kota Singkawang. Kegiatan Kampanye tersebut dilaksanakan saat kegiatan ekstra kurikuler di SMPN 2 Singkawang  Jalan Pahlawan Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah,  Sabtu (1/3)

Kepada para pelajar,  Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Singkawang IPDA Jamian mengajak pelajar untuk memperhatikan keselamatan saat di jalan, berhati-hati saat menyebrang dan sebaiknya menggunakan sepeda engkol tanpa harus menggunakan sepeda motor yang beresiko kecelakaan maupun ditindak oleh petugas di jalan karena belum memiliki SIM.

Pada kesempatan tersebut Unit Dikyasa membagikan brosur Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas diantaranya larangan penggunaan HP saat berkendara, larangan menerobos traffic lights,  cegah anak gunakan sepeda motor, tips aman di jalan dan menggelorakan salam pelopor keselamatan berlalu lintas.

Sebelumnya, tak hanya mengunjungi sekolah sekolah, Satlantas Polres Singkawang melakukan sosialisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2018 di salah satu radio di kota setempat.

Satlantas meminta masyarakat Kota Singkawang untuk lebih berhati-hati saat berkendara, gunakan perlengkapan kendaraan mulai dari helm berstandart SNI.

Selain itu spion lengkap, sepeda motor berstandar (bukan modifikasi) serta lengkapi surat-surat berkendara mulai dari STNK dan SIM dan yang paling penting tetap taati peraturan lalu lintas dengan selalu mengutamakan keselamatan diri saat berkendara. Kemudian apabila ada operasi/razia kendaraan diharapkan masyarakat tidak usah takut dengan banting stir menghindari petugas. Karena, hal ini sangat membahayakan keselamatan pribadi dan pengendara lainnya. “Jadi mulai sekarang lengkapi diri dengan SIM dan STNK sebelum meninggalkan rumah,”katanya. 

Menurut dia, berbagai cara yang ditempuh Satlantas Polres Singkawang untuk menyosialisasikan adanya kegiatan pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2018. Walau peran radio sudah tidak seperti dahulu sebelum adanya kecanggihan teknologi telepon seluler saat ini, namun radio tetap masih menjadi daya tarik bagi sebagian masyarakat untuk menyebarkan informasi apapun. Karena itu, Satlantas Polres Singkawang tidak mengenyampingkan radio dan tetap menggunakannya untuk sebagai media informasi bagi masyarakat. Melalui Rapensi 107.5 Swara Pendidikan Singkawang, IPDA Jamian memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa di Wilayah Hukum Polres Singkawang saat ini sedang di laksanakan Operasi Keselamatan Kapuas 2018. “Melalui siaran radio ini, diharapkan informasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2018 bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat untuk menumbuhkan dan meningkatkan disiplin serta tertib dalam berlalu lintas,” katanya.

Syamsudin, salah seorang pelatih Pramuka di SMPN 2 Singkawang mengatakan bahwa pihak sekolah juga mendukung  terhadap keselamatan bagi pelajar dengan tidak mengizinkan pelajarnya menggunakan sepeda motor ke sekolah. “Upaya dari Satuan Lalu Lintas mengkampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas ke sekolah-sekolah sejalan dengan program kami dalam rangka menekan pelanggaran dan mencegah kecelakaan di lingkungan sekolah” ujar Syamsudin selaku pelatih Pramuka di SMPN 2 Singkawang. (har)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait