Langkah Ferrari Makin Berat

Langkah Ferrari Makin Berat

  Selasa, 4 September 2018 08:45
​DEPAN: Sebastian Vettel (5) dari tim Scuderia Ferrari SF71H saat berada di depan Lewis Hamilton (44) dari Mercedes AMG Petronas F1 Team Mercedes WO9 ketika balapan di Autodromo di Monza (2/9), Italy. Mark Thompson/Getty Images Europe

Berita Terkait

MONZA-Kesempatan pembalap Ferrari Sebastian Vettel untuk menipiskan jarak poin dengan pimpinan  klasemen yakni pembalap Mercedes Lewis Hamilton di GP Italia yang sudah di depan mata tiba-tiba buyar. Kini tinggal tujuh balapan tersisa musim ini. Dan langkah Vettel bersama Ferrari makin berat untuk menyalip Hamilton dan Mercedesnya.

Jarak kedua pembalap tersebut kini kembali terpaut lebar mencapai 30 poin. Hamilton berada di puncak klasemen dengan 256 angka. Sementara Vettel di bawahnya dengan 226 poin.    

Jika melihat tujuh balapan tersisa, langkah Ferrari menyamai Mercedes bisa dibilang sudah hampir tertutup. Pasalnya, dari tujuh sirkuit itu, empat di antaranya selalu dikuasai Mercedes dalam empat tahun terakhir. 

Vettel bahkan tercatat hanya berstatus juara bertahan di GP Brasil yang bakal dilakukan pada 11 November mendatang. Sisanya, Mercedes yang menguasai. Hamilton malah akan datang sebagai juara bertahan di tiga balapan yakni Singapura, Jepang, dan Amerika Serikat (AS). 

Di AS, Hamilton bahkan tak terkalahkan di empat tahun terakhir. Balapan terdekat sendiri yakni seri ke-15 bakal berlangsung di Singapura pada 18 September mendatang.

Meski demikian, Hamilton enggan kehilangan fokus. Apalagi, Ferrari sejatinya terus menunjukkan kemajuan dalam hal performa mobil. 

“Untuk membawa pulang gelar juara bukan hanya speed yang dibutuhkan. Ini tentang bagaimana mengatur strategi dan tidak membuat kesalahan sedikitpun,” ucap Hamilton dilansir Autosport. 

Sementara itu, sehari setelah merampungkan GP Italia, McLaren kemarin mengeluarkan pengumuman penting terkait komposisi pembalap mereka untuk musim depan. Tim asal Woking itu memastikan bahwa pembalap Formula 2 Lando Norris musim depan bakal menjadi rekan setim Carlos Sainz Jr untuk mengemudikan mobil mereka.

Pembalap 18 tahun asal Inggris itu sukses membuat McLaren terpikat. Saat turun di latihan bebas pertama GP Belgia (24/8) dia turun dalam 26 lap dan menempati posisi 18 dari 20 pembalap. 

Keputusan Norris merapat ke McLaren muncul ke publik hanya beberapa saat setelah McLaren mengumumkan tidak memperpanjang kontrak Stoffel Vandoorne untuk musim depan. Norri sendiri mengaku sangat bangga. “Ini mimpi yang jadi nyata. Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada saya,” ucapnya dilansir Motorsport.

CEO McLaren Zak Brown menyebut Norris adalah pilihan terbaik yang dimiliki timnya saat ini. Dia juga yakin duet Norris dan Sainz mampu menjadi representasi McLaren untuk melangkah jauh ke depan di masa mendatang.

“Lando adalah bagian integral dalam rencana rebulding McLaren di F1. Dia juga telah memiliki koneksi yang baik bersama tim,” ucap Brown. 

Norris sendiri sudah bergabung dengan McLaren Young Driver Program sejak 2017. Kini dia masih bersaing ketat dengan pembalap junior Mercedes George Russell dalam perburuan gelar F2 tahun ini. (irr)

Berita Terkait