Lakalantas, 62 Orang Tewas di Jalan

Lakalantas, 62 Orang Tewas di Jalan

  Jumat, 20 July 2018 10:00

Berita Terkait

PONTIANAK - Kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polresta Pontianak masih terbilang tinggi. Dari data yang ada, dari Januari hingga Juni angka kecelakaan sudah mencapai 206 kasus. 

Jika dilihat dari data yang dirilis, nyaris setiap bulan kasus kecelakaan itu terjadi. Januari, misalnya, terjadi 63 kasus dengan perincian sepuluh orang meninggal dunia, 16 orang luka berat dan 66 orang lainnya mengalami luka ringan. 

Pada Februari terjadi 22 kasus kecelakaan. Delapan orang meninggal dunia, satu orang luka berat sebanyak 31 orang luka ringan. Pada Maret, 33 kasus, 12 orang meninggal dunia, enam orang luka berat dan 56 orang luka ringan. 

Pada April, terjadi 35 kasus kecelakaan. Sebanyak 11 orang meninggal dunia, sepuluh orang luka berat dan 40 orang lainnya luka ringan. Mei, terjadi 39 kasus, 13 orang meninggal dunia, dan 66 orang luka ringan. Sementara pada Juni terjadi 24 kasus, delapan orang diantaranya meninggal dunia, enam orang luka berat dan 33 orang lainnya mengalami luka ringan. 

Tak hanya memakan korban jiwa, kasus kecelakaan yang terjadi itu juga menyebabkan kerugian materil. Polisi mencatat dari 209 kasus itu, total kerugian materil kurang lebih sebesar Rp461 juta. 

“Dari data itu, total korban meninggal dunia 62 orang, luka berat 39 orang dan luka ringan sebanyak 294 orang,” kata Kasat Lantas Polresta Pontianak, Kompol Syarifah Salbiah, Kamis (19/7). 

Jika melihat data total kasus kecelakaan pada tahun sebelumnya. Total kasus kecelakaan yang terjadi di tahun ini nyaris 50 persen dari total kasus yang terjadi di 2017. Pada tahun sebelumnya dari Januari hingga Desember tercatat 498 kasus kecelakaan terjadi dengan perincian 106 orang meninggal dunia, 262 orang mengalami luka berat dan 383 orang mengalami luka ringan. 

“Untuk kasus kecelakaan tahun ini, ada 15 kasus yang sudah P21, SP3 empat kasus, tahap penyidikan 135 kasus dan tahap penyelidikan 52 kasus,” ungkapnya. 

Salbiah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu hati-hati saat berkendara, saling menghargai sesama pengguna jalan, cek kondisi kendaraan dan lengkapi surat serta gunakan pengaman yang telah ditentukan sebelum bepergian. 

“Faktor-faktor kecelakaan itu, karena manusianya, kondisi jalan, kendaraan, alam. Namun yang paling mendominasi adalah karena kelalaian manusia,” pungkasnya. (adg) 
 

Berita Terkait