Lahan di Desa Satai Lestari Terbakar

Lahan di Desa Satai Lestari Terbakar

  Senin, 30 July 2018 10:38
PEMADAMAN: Petugas gabungan di Pulau Maya, saat melakukan upaya pemadaman api pada lahan yang terbakar di Desa Satai Lestari. POLSEK FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

4 Jam Petugas Berjibaku dengan Api 

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi langganan di setiap musim kemarau, sehingga memaksa pemadaman harus dilakukan. Seperti yang dihadapi oleh para petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, hingga Manggala Agni di Kecamatan Pulau Maya. Dengan peralatan seadanya dan kendaraan bermotor roda tiga, mereka berjuang agar dapat menjangkau ke lokasi  kebakaran.

DANANG PRASETYO, Tanjung Satai

API di atas lahan yang terbakar terus menyala di Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, sepanjang 26 – 27 Juli lalu. Pemadaman pun harus dilakukan sejak pukul lima sore, di mana api baru dapat padam pukul sembilan malam. Petugas yang ada pun harus berjuang untuk tiba di lokasi. Belum lagi dengan titik yang terbakar cukup jauh dan minim peralatan untuk memadamkan api. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat petugas untuk dapat memadamkan api tersebut.   

“Yang ikut melakukan pemadaman personel gabungan Polri, TNI, dan Manggala Agni, dan masyarakat melaksanakan kegiatan pemadaman lahan yang terbakar di lokasi Dusun Sukabaru, Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya. Kami dalam memadamkan dengan menggunakan peralatan yang ada. Walau dengan jarak yang cukup jauh,” terang Kapolsek Pulau Maya Karimata Ipda Heri Susandi, Minggu (29/7).

Selain itu, diakui dia, yang menjadi kesulitan jika api yang telah dipadamkan kembali menyala. Hal ini menjadi tantangan berat bagi personelnya. Karena pada saat itu kondisi angin cukup kencang, sehingga membuat api dapat kembali menyala. Belum lagi dengan lahan tersebut merupakan lahan gambut yang dapat dengan mudah menyala jika terdapat api. “Saat itu kami menerima informasi  dari warga, jika api di lahan tersebut hidup kembali dikarenakan lahan tersebut adalah lahan gambut dan angin bertiup kencang langkah, yang diambil melakukan pemadaman di lokasi dikhawatirkan api makin melebar dan mendekati rumah warga. Akhirnya pemadaman selesai hingga pukul 23.00 WIB,” bebernya.

Untuk saat ini, pihaknya bersama petugas lainnya terus siap siaga jika kembali terjadi kebakaran. Karena hal ini sudah menjadi tanggung jawab bersama mereka. "Kami selalu siap, jika ada kembali kebakaran akan berusaha semaksimal mugkin. Karana ini sudah menjadi tanggung jawab kami, begitu pula bersama masyarakat," pungkasnya. (*)

Berita Terkait