Lagi, Lakalantas di Kota Sukadana Kasatlantas Karena Kelalaian

Lagi, Lakalantas di Kota Sukadana Kasatlantas Karena Kelalaian

  Senin, 12 February 2018 11:00
TERKAPAR: Lakalantas yang tidak dapat terelakkan antara sepeda motor dan sepeda motor di kawasan Pantai Pulau Datok Sukadana, Minggu (11/2), di mana para korban terlihat terkapar atas insiden tersebut.

Berita Terkait

SUKADANA – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) tak dapat terelakkan di kawasan Pantai Pulau Datok Sukadana, Minggu (11/2). Tiga korban kecelakaan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Fatima Ketapang lantaran mengalami luka yang cukup parah.

Mengenai hal ini, dibenarkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kayong Utara, Iptu Sulardi, bahwa telah terjadi lakalantas antara sepeda motor dan sepeda motor. Kejadian tersebut, menurut dia, telah mengakibatkan ketiga pengendara tersebut harus dilarikan ke Ketapang, untuk menerima perawatan lebih lanjut. 

"Ada tiga korban, yang satu motor berboncengan dan yang satu sendiri. Terjadinya kecelakaan itu dengan arah berlawanan, dan lokasi kejadian yang di kawasan Pantai Pulau Datok. Dan persis pada tikungan pintu masuk lokasi wisata itu," terang Sulardi, Minggu (11/2) kepada wartawan.

Sulardi menambahkan, dengan terjadinya lakalantas ini, dalam catatan mereka sudah menjadi kali kesekian di kabupaten ini. Menurut dia, terjadinya lakalantas ini diduga sementara atas kelalaian pengendara. "Kita duga ini atas kelalaian kedua pengendara, apalagi itu lokasi wisata yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan. Bisa saja ini karena kurang hati-hati si pengendara itu," katanya.

Berkaitan dengan hal ini, Kasatlantas ini pun tidak henti-hentinya melakukan imbauan kepada masyarakat, agar dapat berhati-hati saat mengendarai kendaraan, salah satunya sepeda motor. "Jangan pernah anggap jalan sepi itu aman. Dan untuk kejadian kecelakaan ini bukan karena sarana dan prasarana jalan. Dan mari kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita bersama-sama agar tidak kembali terulang," ungkapnya. 

Sementara itu, Sulardi juga kembali mengingatkan kepada para orangtua, agar dapat memperhatikan anaknya yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Karena, diakui dia, untuk di Kayong Utara ini kebanyakan anak-anak di bawah umur sudah mengendarai sepeda motor.  

"Kejadian ini dapat jadi pembelajaran. Saya ingatkan lagi untuk orang tua pun sebaiknya jangan mengizinkan anaknya untuk mengendarai sepeda motor atau kendaraan lainnya. Jika anak tersebut masih dibawah umur dan belum memiliki surat izin mengemudi," imbuhnya.  

Jika masih ditemukan, pihaknya berjanji akan menindak tegas serta melakukan penilangan. Karena selama ini, diakui dia bahwa pihak kepolisian di Kayong Utara sudah berkali-kali melakukan imbauan.

"Sudah berkali-kali kita sampaikan imbauan. Jangan ada yang membawa motor bagi yang belum memiliki SIM, dan taati aturan dalam berlalu lintas. Jika masih ada ditemukan, maka akan kita tilang.  Motor kita amankan dan orang tuanya kita panggil, untuk dapat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Ketapang," pungkasnya. (dan)

Berita Terkait