Lagi, BOCS dan YP Kuliahkan Enam Anak Daerah

Lagi, BOCS dan YP Kuliahkan Enam Anak Daerah

  Selasa, 21 May 2019 11:46
PENERIMA BEASISWA: Enam putra-putri asal Ketapang dan Kayong Utara terpilih sebagai penerima beasiswa BOCS 2019.

Berita Terkait

KETAPANG – Enam putra-putri terbaik dari Tanah Kayong kembali memperoleh Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan atau Bornean Orangutan Caring Scholarship (BOCS) 2019. Penyerahan beasiswa pendidikan ke perguruan tinggi tersebut dilakukan pada Jumat (17/5). Keenam penerima BOCS 2019 akan berkuliah di Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak.

Penerima beasiswa ini adalah Fransiska Suhaimi dari SMA Santo Petrus Ketapang yang akan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) jurusan Sosiologi, Monica Sri Payu dari SMAN 1 Sungai Laur yang akan kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pemerintahan (FKIP) jurusan Pendidikan Sosiologi, Gusti Irawan dari SMAN 1 Sandai dan Peri dari SMAN 1 Sungai Laur yang akan kuliah di Fakultas Hukum, Ahmad Albab dari SMK Al-Aqwam Sukadana akan kuliah di Fakultas Kehutanan jurusan Kehutanan, serta Gilang Ihsan Pratama dari SMAN 3 Simpang Hilir yang akan kuliah di FMIPA, jurusan Sistem Komputer.

Adanya Program BOCS ini merupakan bentuk kerja sama Yayasan Palung (YP) dan Orang Utan Republik Faundation (OURF). Penerima BOCS 2019 merupakan angkatan ke-8 setelah dimulai sejak 2012. Hingga saat ini sudah ada 37 orang penerima BOCS di Kalimantan Barat.

Presiden dari Orang Utan Republik Faundation (OURF), Gary L. Shapiro, mengatakan setiap tahun pihaknya menyediakan enak penerima beasiswa BOCS. "Kita selalu berusaha dan berharap di tahun-tahun mendatang ada tambahan jumlah kuota untuk beasiswa ini dengan syarat ada yang mau bersama-sama terlibat dan membantu donasi untuk program ini," katanya.

Lebih lanjut Gary menjelaskan, beasiswa Peduli Orangutan sangat penting bagi generasi penerus, karena bisa membantu masyarakat di wilayah Sumatera dan Kalimantan sebagai tempat atau habitat dari orangutan. "Kita sangat perlu untuk menciptakan dan mencetak generasi yang sadar, mau, dan mampu peduli pada lingkungan, secara khusus kepada orangutan sebagai primata yang keberadaanya saat ini semakin terancam punah," jelasnya. "Habitatnya berupa hutan yang kian terhimpit akibat pembukaan hutan skala besar. Program BOCS ini menjadi kekuatan untuk dunia konservasi," tambahnya.

Direktur Yayasan Palung, Victoria Irene Gehrke, menyambut senang mahasiswa BOCS baru dan keluarga mereka, yang bergabung tidak hanya dengan dunia akademik, tetapi juga dunia konservasi lingkungan. "Ini adalah bab baru untuk semua orang dan kami sangat bersemangat untuk menyambut, mendukung, dan menantang siswa untuk memenuhi potensi mereka dan melampaui harapan kami untuk mereka," ungkapnya. "Melalui keterlibatan dan pendidikan masyarakatlah kita akan mencapai tujuan konservasi kita, dan BOCS menggabungkan keduanya dengan cara terbaik," tegasnya.

Manager Program Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung, Mariamah Achmad, juga mengatakan program beasiswa BOCS tersebar di beberapa wilayah seperti di Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Penerima program beasiswa ini di seluruh wilayah tersebut selalu bertambah 20 orang setiap tahunnya. "Tahun ini merupakan tahun kedelapan untuk penerima beasiswa di Kalimantan Barat. Sedangkan di Sumatera adalah tahun ke 14 dengan jumlah keseluruhan telah menjangkau 150 orang penerima beasiswa," paparnya.

Enam penerima beasiswa berkomitmen untuk berkontribusi terhadap lingkungan sekitar, terutama kepada hutan dan orangutan setelah mereka selesai menempuh pendidikan dan menjalankan dunia kerja. Dalam rangkaian acara malam penganugerahan penerima beasiswa peduli orangutan Kalimantan hadir pula tamu undangan seperti orang tua atau wali dari keenam penerima beasiswa dan perwakilan dewan juri saat seleksi beasiswa. Selain itu, hadir pula mitra kerja Yayasan Palung seperti BTNGP, Yayasan ASRI, YIARI, AID Environment, FFI, Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Badan Litbang Daerah, dan Relawan Tajam. (afi)
==

Nama                                      Asal Sekolah                   Tujuan Kuliah

Fransiska Suhaimi        SMA Santo Petrus Ketapang      Sosiologi FISIP Monica Sri Payu           SMAN 1 Sungai Laur                 Sosiologi FKIP 

Gusti Irawan                 SMAN 1 Sandai                          Fakultas Hukum

Peri                               SMAN 1 Sungai Laur                  Fakultas Hukum Ahmad Albab               SMK Al-Aqwam Sukadana         Fakultas Kehutanan Gilang Ihsan Pratama   SMAN 3 Simpang Hilir               Komputer FMIPA 

==

Berita Terkait