Lacak Akun Pemotong Leher Beruang Madu

Lacak Akun Pemotong Leher Beruang Madu

  Jumat, 2 September 2016 06:08
LACAK: Tim Gugus Evakuasi dan Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar - Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang - BKSDA Kalimantan Barat, Kementerian LHK saat melakukan pertemuan di rumah pemilik Akun Facebook Rosi Kuale bernama Joko alias Lobo, warga Dusun Timur RT 12 RW 06 Desa Sei Nilam, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas.

Berita Terkait

Pelaku Berada di Malaysia

PONTIANAK- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat telah melakukan pelacakan terhadap pemilik akun Facebook yang memposting perburuan dan pembunuhan terhadap seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus).

Aksi pembunuhan seekor Beruang Madu ini diunggah disebuah media sosial Facebook dengan nama akun Rosi Kuale.

Dalam Facebook, pemilik akun memosting hasil buruan berupa Beruang Madu yang telah di potong lehernya dengan pesan : "Siapa maok bli binatang ini" pada Selasa, 30 Agustus 2016 pukul 11.17 am.

"Kami sudah menurunkan tim untuk menelusuri pemilik akun FB itu," kata Kepala BKSDA Kalbar Sustyo Iriyono.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Gugus Evakuasi dan Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar - Seksi  Konservasi Wilayah III Singkawang - BKSDA Kalimantan Barat, Kementerian LHK diketahui Pemilik Akun Facebook Rosi Kuale bernama Joko alias Lobo, warga Dusun Timur RT 12 RW 06 Desa Sei Nilam, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas.

Sedangkan Rosi merupakan nama istri Joko alias Lobo berasal Desa Sarang Burung Kuala, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim yang terdiri empat personil Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang dengan dibantu oleh Bhabinkamtibmas Bripka Pol. Samsul dan Hariyanto selaku Kepala Desa Sei Nilam, mendatangi rumah orangtua Joko alias Lobo.

"Berdasarkan keterangan orang tua Joko alias Lobo dan Kepala Desa Sei Nilam, serta dibenarkan oleh para tetangga didapatkan informasi bahwa yang bersangkutan Joko alias Lobo saat ini berada dan bekerja di Industri Kayu Plywood PT (company), Bintulu, Serawak, Malaysia dengan jabatan sebagai Mekanik Alat Berat," terang Sustyo.

Joko alias Lobo mulai merantau bekerja di Serawak, Malaysia mulai tahun 2009 dan menikah dengan Rosi tahun 2013 yang merupakan tetangga dan teman kerja di Industri Kayu Plywood.

Dari hasil introgasi yang dilakukan terhadap orang tua Joko alias Lobo, dirinya tidak mengetahui perbuatan anaknya yang menyebarkan foto perburuan dan pembunuhan Beruang Madu secara viral di jejaring sosial.

Berdasarkan keterangan orang tua pelaku, dirinya juga pernah bekerja di Industri Kayu Plywood tersebut, serta analisis terhadap gambar dan keterangan dalam Viral Akun Facebook Rosi Kuale dengan pesan : "Untong iyan ari tok pagi2 dah dapat beruang,"... diposting pada tanggal 21 Agustus 2016 bahwa lokasi kejadian adalah di wilayah Bintulu, Serawak, Malaysia.

Adapun gambar-gambar lain berupa Bendungan atau Dam Air berada di Dam Murum, Malaysia.

"Ini semakin menguatkan lokus kejadian dan keberadaan yang bersangkutan saat ini yang bersangkutan berada di Bintulu, Serawak, Malaysia," paparnya.

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan WWF - Indonesia regional Kalimantan untuk melakukan koordinasi dengan Sarawak Forestry Malaysia  untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. (arf)

 

Berita Terkait