Kurir Sabu Dibekuk, Polisi Amankan 67,37 Gram

Kurir Sabu Dibekuk, Polisi Amankan 67,37 Gram

  Rabu, 27 January 2016 09:41
DITANGKAP : Dua dari empat tersangka narkoba digiring ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar, Selasa (26/1). Dua tersangka ini ditangkap di halaman parkir Rumah Sakit Yarsi jalan Tanjung Raya 2, Pontianak Timur. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK- Direktorat Narkoba Polda Kalbar melakukan penggerebekan di salah satu rumah yang diduga milik seorang pengedar narkoba jenis sabu di Kecamatan Pontianak Timur, Selasa (26/1). Dari penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka dan barang bukti sabu seberat 47, 37 gram serta sejumlah barang bukti pendukung lainnya.

Penggerebekan tersebut berawal dari pengembangan dari penangkapan dua orang tersangka yang sebelumnya ditangkap di Halaman Rumah Sakit Yarsi Jalan Tanjung Raya II Pontianak Timur. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan Ag, seorang laki-laki warga Jalan Tritura Gang Angket dan Sr, seorang perempuan warga Jalan Perumnas 4 Pontianak Timur. “Dari tangan tersagka berhasil diamankan sabu seberat 20 gram dan satu flip sabu ukuran kecil,” kata Wakil Direktur Narkoba Polda Kalbar AKBP Sigit Dedy Purwadi, kemarin.

Menurut Sigit, awalnya tersangka sempat mengelak, tidak mau menagkui bahwa barang terlarang terbut bukan miliknya. Namun setelah dilakukan introgasi, tersangka mengakui barang haram itu miliknya.Dari keterangan tersangka Ag, polisi langsung melakukan pengembangan dengan menggerebekan di sebuah rumah yang lain di kawasan Jalan Tritura dan Gang Angket. Dengan diback up Dit Sabhara berjumlah 50 orang yang dipimpin langusng oleh Direktur Narkoba Polda Kalbar, langsung melakukan penggerebekan di rumah yang diduga sebagai Bandar. “Hasil dari pengembangan, kami mengamankan dua orang laki-laki berinisial Alw warga Jalan Tanjung Raya 1 Gang Stabil dan Har warga  Jalan Tritura gang Miftahul Jannah dengan barang bukti 47,37 gram,” lanjut Sigit.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti pendukung lainnya, seperti timbangan CHQ dan TANITA, HP, uang tunai sebesar Rp.734.000  dan dompet. “Jadi total barang bukti yang berhasil kita amankan dalam kegiatan itu 67,37 gram,” terangnya.Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112, 114 Undang Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. (arf)

Berita Terkait