Kunjungi Padang Tikar; Gubernur Ajak Masyarakat Manfaatkan Potensi Perikanan

Kunjungi Padang Tikar; Gubernur Ajak Masyarakat Manfaatkan Potensi Perikanan

  Rabu, 3 April 2019 10:53

Berita Terkait

GUBERNUR Kalimantan Barat Sutarmidji mengadakan kunjungan kerja ke Kecamatan Batu Ampar di Padang Tikar Kabupaten Kubu Raya. Dalam kunjungan tersebut Gebernur Kalimantan Barat Sutarmidji didampingi oleh Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo. 

Dalam kesempatan itu, Sutarmidji menyampaikan berbagai program dan kebijakan dalam meningkatkan kesekahteraan masyarakat pesisir. Sutarmidji mengajak masyarakat untuk meningkatkan produktifitas hasil perikanan dalam berbagai olahan pangan berkualitas dengan packaging yang baik.

"Disini potensi perikanan kita sangat baik dan sangat bagus. Bisa dibikin berbagai olahan pangan dengan bahan baku yang telah tersedia disini. Tinggal bagaimana kita membuka peluang bagi masyarakat kita disini, melakukan pembinaan dan pendampingan sehingga dapat mengembangkan perekonomian masyarakat kita disini," ujar Sutarmidji.

Dikatakan Sutarmidji, potensi perikanan yang sangat baik di Padang Tikar semestinya dapat dikelola dengan sangat baik untuk keaejahteraan masyarakat. Pengelolaannya bisa dalam bentuk Bumdes atau kelompok UKM masyarakat. Sehingga tidak semua hasil tangkap dan hasil budidaya ditampung oleh tengkulak yang cenderung mempermainkan harga pasar. Jika Bumdes dapat berperan akan sangat baik manfaatnya bagi kestabilan harga nelayan.

"Disinilah kita harus hadir bisa dalam bentuk Bumdes, atau kelompok UMKM/UKM pemerintah dapat menambah permodalan sehingga masyarakat terbantu. Jika Bumdes dan UKM dapat menampung hasil budidaya dan hasil tangkap nelayan, maka akan berdampak pada kestabilan harga jual nelayan. Sehingga tidak sesuka hati tengkulak memberikan harga. Dengan demikian akan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Midji.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyambut baik wacana program tersebut. Dikatakan Jiwo, pihaknya juga akan proaktif mendorong Desa-Desa di Kubu Raya untuk memiliki badan usaha. Sehingga dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat. 

"Semuanya muaranya adalah dalam upaya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mendorong perputaran perekonomian masyarakat yang semakin baik. Kita punya potensi yang sangat melimpah, tinggal bagaimana kita saat ini membuka peluang dan membuka ruang bagi amsyarakat untuk menjadikan ini sebagai lapangan pekerjaan," ujar Sujiwo.

Bumdes memang salah satu solusi bagi masyarakat untuk menstabilakn harga ditengah masyarakat. Jika Bumdes dapat menampung dan mengolah hasil tangkap dan budidaya nelayan dengan harga yang sesuai maka akan menstabilkan harga di masyarakat. Sebab tengkulak tidak lagi memainkan harga dengan sesuka hatinya. 

Disamping itu, ujar Sujiwo melalui Bumdes lapangan pekerjaan untuk masyarakar lokal akan terbuka. Misalnya saja jika Bumdes membuka pengolahan ikan dalam bentuk pangan dengan berbagai olahan, menjadi produk-produk pangan yang inovatif dan kekinian, akan membuaka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu dan anak-anak muda yang ada didesa tersebut. Dengan demikian pengangguran akan semakin dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

"Melalui Bumdes sebenarnya kan kita dapat membuka lapangan pekerjaan. Tinggal apara kades sekarang ayao kita buka Bumdes, kita memiliki banyak potensi untuk kita olah dalam Bumdes, kenapa ini tidak kita lakukan. Ini juga akan mendorong terbukanya lapangan pekerjaaan. Kita juga akan memiliki produk olahan masing-masing disetiap Desa," ujar Sujiwo.

Sujiwo menambahkan hingga saat ini cincalo, udang ebi dna terasi yang paling enak datangnya dari padang tikar. Tetapi kenapa tidak dikenal padang tikarnya. Karena bahan baku setengah jadi dijual kedaerah lain, daerah lain mengolah dalam bentuk bahan jadi dengan kemasan yang lebih menarik. Sehingga padang Tikar tidak dikenal orang. 

"Nah kalau ini dikelola oleh Bumdes, misalnya tadi terasi, terasi kita dari sini kan masih dalam kemasan besar-besar 1 Kg, kemudiaj kita jual. Pabrikan membeli mengemasnya dalam bentuk kemasan kecil-kecil dan lebih menarik. Tapi kan menjadi terasi pabrik, Padang Tikarnya hilang padahal yang punya kita, ini yang harus menjafi perhatian kita bersama. Dan kami sangat menyambut baik program-program pak Gubernur untuk masuk di Kubu Raya," ujar Sujiwo. (humas pemprov)

Berita Terkait