Kunci Kemenangan Melalui Salat Subuh Berjemaah

Kunci Kemenangan Melalui Salat Subuh Berjemaah

Jumat, 21 December 2018 09:22   270

Rasulullah SAW selalu menunda hingga tiba waktu subuh jika hendak menyerbu suatu kaum yang akan  menyerang umat Islam. (HR.Bukhari). Dikisahkan pascameletusnya perang Mesir–Israel tahun 1973,  ada seorang tentara Mesir yang mengajak berbicara tentara Yahudi yang paham bahasa Arab. Tentara Mesir itu berkata, “Demi Allah, kami akan memerangi dan mengalahkan kalian sampai ada di antara kalian yang bersembunyi di balik pohon dan batu, kemudian pohon dan batu itu mengatakan  ‘Hai hamba Allah, hai muslim, ini ada Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah dia.’”

Tentara Yahudi menjawab, “Semua itu tidak akan terjadi sebelum Salat Subuh kalian sama dengan Salat Jumat.” 

Turki sebelumnya mengalami krisis ekonomi. Namun di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyib Erdogan, Turki menjadi negara yang makmur. Bahkan, kini Turki naik posisi mejadi negara donatur. 

Apa rahasia keberhasilan Turki? Menurut Ustad Dadang Haliyullah, ada tiga rahasia Erdogan memakmurkan Turki. Pertama, Erdogan memerintahkan seluruh laki-laki Turki wajib Salat Subuh berjemaah di masjid. Kedua, Turki mengelola zakat, infak sedekah, dan wakaf oleh negara secara baik.  Ketiga, meningkatkan kepedulian dan silaturahmi diantara sesama pejabat dan rakyat. Setiap bulan presiden Turki rapat bersama gubernur,walikota dan bupati, untuk membahas berbagai persoalan negara dan mencarikan jalan keluarnya.

Sudah umum diketahui bahwa Salat Subuh merupakan salat yang istimewa dibanding dari salat lainnya.  Banyak  keutamaan yang luar biasa.  Namun, untuk menunaikan salat ini, harus melawan rasa kantuk yang luar biasa. Serta, harus bangkit untuk meninggalkan kasur yang empuk dan selimut yang hangat.  

Di dalam azan subuh juga ditambahkan kalimat, “Salat iu lebih baik daripada tidur.” Ada beberapa keutamaan Salat Subuh berjemaah. Pertama, berada dalam jaminan Allah.  Rasul SAW bersabda, “Orang yang melakukan Salat Subuh berjemaah di masjid dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelengkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahanam.” (HR.Muslim). 

Kedua, disaksikan oleh para malaikat. Rasulullah SAW bersabda, “Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat malam. Dan mereka berkumpul pada waktu Salat Subuh dan Ashar. Setelah itu, malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit, lalu Allah bertanya kepada mereka–dan Dia lebih tahu tentang mereka, ‘Bagaimana kalian tinggalkan hamba hamba-Ku?’ Mereka menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan salat, dan kami datang kepada mereka ketika mereka salat.’” (HR.Bukhari). 

Ketiga, dijauhkan dari sifat munafik. Keempat, mendapatkan keutamaan salat sepanjang malam. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang Salat Isya berjemaah, maka seolah–olah dia telah salat malam selama separuh malam. Dan barang siapa yang Salat Subuh berjemaah maka seolah-olah dia telah salat seluruh malamnya.” (HR.Muslim). 

Kelima, dilapangkan rezekinya. Pernah suatu ketika Nabi SAW Salat Subuh di masjid. Begitu selesai, beliau pun kembali ke rumah dan mendapati putrinya Fatimah RA sedang tidur. Kemudian beliau pun membalikkan tubuh Fatimah, kemudian mengatakan kepadanya, “Hai Fatimah, bangunlah dan saksikanlah rezeki Rabb-mu karena Allah membagi–bagikan rezeki para hamba antara Salat Subuh dan terbitnya matahari.” (HR.Bukhari).

Keenam, Salat Subuh adalah penyelamat dari neraka. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk neraka orang yang melaksanakan salat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.” (HR.Muslim).

Ketujuh, mendapatkan berkah dari Allah Ta’ala. Salat Subuh berjemaah berpeluang mendapatkan berkah dari Allah Ta’ala. Sebab, aktivitas yang dilaksanakan pada waktu pagi, terlebih aktivitas wajib dan dilaksanakan berjemaah seperti Salat Subuh, telah didoakan agar mendapatkan berkah. Rasulullah SAW yang mendoakannya, “Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya.” (HR.Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Kedelapan, mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat. Dari Buraidah al-Aslami RA dari Nabi SAW bersabda, “Sampaikanlah berita gembira kepada orang–orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.” (HR.Abu Dawud dan Tirmidzi).

Kesembilan, berpeluang mendapatkan pahala haji atau umrah bila berzikir hingga terbitnya matahari. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang salat subuh berjemaah kemudian dia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lantas salat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR.Tirmidzi). Wallahu’alam. **

**Catatan Redaksi

Tulisan ini dikirim oleh Ustaz Uti Konsen sebelum almarhum berpulang ke Rahmatullah. Artikel ini adalah salah satu dari beberapa tulisan terakhir yang almarhum kirim.

Uti Konsen