Kue Korket Berisi Sabu

Kue Korket Berisi Sabu

  Kamis, 2 June 2016 09:30
MASUK KE KUE: Dua paket sabu yang disembunyikan dalam kue kroket yang masuk Rutan. Gambar lain, barang bukti sabu yang diamankan dari pengedar. sugeng/pontianakpost

Berita Terkait

Ditemukan Sabu di Rutan 

SANGGAU – Petugas keamanan Rumah Tahanan Negara Klas II B Sanggau menggagalkan masuknya narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam makanan untuk seorang tahanan titipan berinisial SW. Diketahui bahwa SW merupakan tahanan dengan kasus narkotika yang sebelumnya ditangkap oleh Kepolisian Resor Sanggau.

Kepala Rutan Klas II B Sanggau, Darwis Syam membenarkan hal tersebut. Sekira pukul 15.30, seseorang datang dengan menggunakan sepeda motor dan menitipkan bungkusan makanan dengan plastik berwarna hitam atau kantong kresek.

Sejauh ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian guna menyerahkan barang bukti sabu tersebut sebagai temuan. Pihak rutan juga telah menyerahkan kasus tersebut untuk kepentingan pengembangan lebih lanjut.

“Barang bukti sabu sebanyak dua paket sudah kami serahkan ke polisi. Anggota polisi tadi juga sudah mendatangi Rutan Sanggau untuk berkoordinasi,” jelas Darwis kepada harian ini, Rabu (1/6) sore.

Ditambahkan dia, sabu sebanyak dua paket tersebut disembunyikan dalam makanan yang ditujukan kepada SW. Makanan yang dimaksud berupa kue kroket, pisang goreng dan bakwan. “Paketan sabunya didalam kue kroket,” ujarnya.

Temuan ini menjadi yang kesekian kalinya di Rutan Sanggau. Sebelumnya sempat ditemukan beberapa kali baik dalam razia yang dilakukan oleh petugas rutan maupun temuan dari kiriman makanan untuk para penghuni.

Guna mencegah hal ini terulang, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap barang bawaan yang akan masuk di Rutan Sanggau. Mengenai dugaan keterlibatan ‘orang dalam’, dia enggan memberikan komentar lebih lanjut. “Saya kira didalam sudah diperketat. Jadi kita serahkan saja kepada pihak berwajib dalam penanganan kasusnya,” ujarnya.

Kasat Restik Polres Sanggau, Iptu Sukirman melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapat koordinasi dari pihak Rutan Sanggau terhadap temuan tersebut. Kepolisian sudah diserahi barang bukti sabu sebanyak dua paket. “Kami akan tindaklanjuti,” katanya.

Sukirman membenarkan bahwa sabu dua paket tersebut ditujukan kepada salah satu tahanan yang dititipkan Polres Sanggau dalam kasus narkotika. Pihaknya akan melakukan interogasi kepada tahanan yang dituju guna melengkapi informasi untuk pengembangan kasus temuan sabu tersebut.

Untuk kepentingan pengembangan kasus tersebut, pihaknya juga akan mengecek rekaman closed circuit  television yang ada di Rutan Sanggau guna mencari kejelasan ciri-ciri orang yang mengantarkan barang haram tersebut.

“Kami akan cek cctv yang ada di Rutan Sanggau untuk melihat kejelasan siapa pengirimnya. Itu salah satu cara untuk memperoleh kejelasan siapa pelakunya,” tegas dia. 

Tiga Warga Diringkus

Sementara itu, tiga warga Kota Sanggau yang menyimpan sekira 0,85 gram narkoba jenis sabu di Kota Sanggau dibekuk Satuan Reserse Narkotika Polres Sanggau, Senin (30/5) lalu. Ketiganya masing-masing Devi Pranata (22), Arpian (21) dan Roni (29). Mereka ditangkap terpisah selang beberapa jam dihari yang sama. 

Kepolisian lebih dulu menangkap Devi dan Arpian sekira pukul 18.30 setelah melakukan penyelidikan terlebih dulu terhadap informasi yang didapatkan dari masyarakat. Keduanya ditangkap didepan Rumah Makan Begadang Dua di Kelurahan Beringin Kota Sanggau. 

“Mereka kami tangkap dan digeledah atas dugaan penyalahgunaan narkotika. Kami menemukan satu paket sabu yang disimpan dalam bungkus rokok,” ujar Kasat Restik Polres Sanggau, Iptu Sukirman.

Menurutnya, sabu dengan berat bruto sekira 0,25 gram dalam bungkus rokok tersebut sempat dibuang oleh Arpian ke tanah tidak jauh dari tempat mereka berdiri untuk menghindari temuan barang bukti pada mereka.

Keduanya sempat tidak mau mengakui bahwa bungkus rokok yang baru saja mereka buang itu milik mereka. Namun setelah dilakukan interogasi lebih lanjut akhirnya Arpian mengaku bahwa sabu didalam bungkus rokok tersebut milik mereka berdua.

“Mereka ngaku beli dengan Roni alias Anton. Hanya saja, saat ditangkap mereka sempat buang bungkus rokok. Dan ternyata didalamnya disimpan sabu,” kata dia.

Kepada harian ini, Sukirman menyampaikan usai penangkapan kedua orang tersebut langsung dibawa ke Mapolres Sanggau untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya melakukan pengembangan atas keterangan yang diperoleh. 

Sekira pukul 19.00, polisi kembali turun lapangan untuk memburu Roni. Beberapa saat melakukan pencarian, anggota mendapatkan informasi bahwa Roni berada di Jalan Sutan Syahrir atau tidak jauh dari sebuah indekos. Polisi kemudian bergerak menuju tempat yang dimaksud.

“Benar saja, saat anggota mengarah kesana Roni terlihat tidak jauh dari sebuah indekos di Jalan Sutan Syahrir Kota Sanggau. Anggota langsung menangkap dia dan menggeledahnya dan ditemukan sabu,” ungkapnya.

Dari Roni polisi menyita satu paket sabu yang disimpan dalam telepon genggam berwarna hitam yang dipegangnya. Polisi kemudian memeriksa tas yang dibawanya dan ditemukan 2 paket sabu seberat 0, 60 gram yang disimpan dalam pipet plastik. 

“Kami juga menyita uang tunai senilai Rp112 ribu, timbangan digital warna hitam silver dalam kantong plastik warna hitam dalam tas milik pelaku. Roni kemudian dibawa ke Mapolres Sanggau untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. (sgg)

Berita Terkait