Kuda Lumping, Reog dan Barong Ramaikan Kirab Budaya 2018

Kuda Lumping, Reog dan Barong Ramaikan Kirab Budaya 2018

  Jumat, 14 September 2018 21:47

Berita Terkait

Berbagai macam kesenian khas jawa atau kesenian kerakyatan seperti, kuda lumping, reog, barong, tari gambyong dan tari merak akan meramaikan acara Kirab Budaya 2018.  Kesenian tersebut akan ditampilkan gabungan Paguyuban Jawa yang ada di Kalbar. Sedikitnya 700 peserta dari Paguyuban Jawa di Kalbar akan memeriahkan Kirab Budaya 2018. Seperti tahun lalu, Paguyuban Jawa  sukses menarik perhatian penonton dengan aksi budaya. 

=================

Edi Suhairul, Sekretaris Paguyuban Jawa mengatakan kembali ikut serta dalam kegiatan ini karena gelaran acara ini sebagai perwujudan dari kekayaan dan keberagaman suku, adat dan tradisi yang ada di Indonesia pada umumnya dan Kalimantan Barat khususnya.  Kirab Budaya, lanjutnya merupakan  bentuk nyata bahwa kebergaman dan perbedaan justru dapat menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa seperti semboyan Bhineka Tunggal Ika. 

“Yang menjadi alasan Paguyuban Jawa kembali ambil bagian dari kirab budaya tahun ini, selain untuk memeriahkan rangkaian kegiatan HUT Kota Pontianak ke-247 adalah untuk memperkenalkan adat tradisi kebudayaan Jawa yang begitu banyak sekaligus menjadi ajang untuk regenerasi kebudayaan pada kaum muda yang ada di Kota Pontianak,” ucap dia. 

Jumlah peserta yang akan diturunkan dalam kirab budaya tahun ini sekitar 700 orang, dan jumlah itu pun masih mungkin bertambah melihat antusiasme anggota paguyuban untuk turut berpartisipasi dlam kegiatan ini. “Hal ini dikarenakan pelaksanaan kirab budaya 2017 begitu membekas dihati para anggota paguyuban. Selain itu paguyuban juga akan mengikutsertakan perwakilan mereka dari Kabupaten Sanggau, Mempawah dan Kubu Raya,” katanya. 

Paguyuban Jawa dalam hal memajukan budaya khususnya di Pontianak  ditunjukan dengan mengikuti event-even kebudayaan nasional mewakili Kota Pontianak, dan hampir di setiap peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia paguyuban selalu menampilkan kesenian-kesenian khas daerah untuk memeriahkan hari jadi Republik Indonesia. Paguyuban Jawa menyambut baik kegiatan ini, dengan adanya kegiata ini diharapkan dapat lebih mempererat persatuan dan silaturahmi antara komunitas budaya yang ada di Kota Pontianak, selain itu agar perhatian pemerintah terhadap komunitas budaya yang ada lebih ditingkatkan lagi. (mrd)

Berita Terkait