KTM 2019 Datang Lebih Cepat

KTM 2019 Datang Lebih Cepat

  Minggu, 13 May 2018 08:24
KTM: Pembalap Red Bull KTM Factory Racing Mika Kallio (Finland) dan Bradley Smith (Great Britain) saat di Sepang, Malaysia. Mirco Lazzari gp/Getty Images AsiaPac

Berita Terkait

JEREZ- KTM ingin berlari kencang menyongsong musim depan yang diprediksi bakal sangat excited bersama Johann Zarco. Saat ini, pabrikan Austria tersebut sedang mempersiapkan motor protipe 2019 agar bisa segera dipakai di sisa musim ini. Motor 2019 tersebut sudah terbukti lebih handal saat diturunkan pada GP Spanyol pekan lalu.

Prototipe RC16 2019 tersebut ditunggangi pembalap uji KTM Mika Kallio di Jerez. Hasilnya, pembalap Finlandia tersebut finis di posisi 10 lebih cepat dari kedua pembalap utama KTM, Pol Espargaro dan Bradley Smith. 

Espargaro mengatakan, KTM sedang berusaha menyiapkan motor tersebut agar bisa secepatnya dipakai pembalap utama. Namun karena alasan waktu untuk membangun mesin yang terbatas dan ketatnya aturan homologasi, membuat KTM baru bisa menyediakan motor baru tersebut pada balapan kandang mereka di GP Austria, 12 Agustus. ''Tidak bisa lebih cepat dari itu,'' ungkap Espargaro.

Adik dari pembalap Aprilia Aleix Espargaro tersebut mengaku, tidak ingin membuang banyak waktu dengan motor versi lama 2018. Menurutnya, potensi motor 2019 sangat besar untuk dikembangkan. Dirinya sudah memprediksi hasil balapan di Jerez dimana Kalio akan tampil lebih cepat dengan motor baru. Namun pembalap 26 tahun tersebut tetap merasa tidak nyaman harus kalah dari seorang pembalap uji. 

''Sejak latihan hari pertama, saya keluar (pitlane) di belakang Mika dan saya rasa sejak melakukan uji coba (di Jerez) satu bulan lalu, motor itu memang lebih cepat. Ketika menjajalnya sendiri, saya yakin bisa setengah detik lebih cepat,'' ucap mantan pembalap Tech3-Yamaha tersebut. Bahkan, tambahnya, ketika berada di sirkuit yang kondisinya lebih buruk, dengan daya cengkeram ban lebih rendah, motor baru tersebut bisa tampil lebih baik.  

Kallio sendiri menyebut keunggulan motor baru tersebut ada pada konsistensi dalam jarak balapan yang panjang. Meskipun, agak kesulitan mendapatkan cengkeraman ban yang pas di awal karena ban baru. ''Setelah lap demi lap berlalu, saya melihat pembalap lain mulai kesulitan dengan grip ban. Khususnya saat keluar tikungan, mereka mengalami spin lebih parah dari saya,'' ungkapnya. Kallio yang menggunakan jatah wildcard dan finis di posisi 10 di Jerez mendapat enam poin. Sementara Bradley Smith yang turun bersama KTM sebagai pembalap utama masih meraup tiga poin sejauh ini.

Sementara itu, hengkangnya Zarco ke KTM otomatis membuat pabrikan minuman Monster Energy tak bisa lagi menyeponsori pembalap Prancis tersebut. Seperti diketahui KTM mendapatkan sokongan besar dari Red Bull, pesaing utama Monster. Nah, situasi ini kabarnya membuka peluang bagi lahirnya kerjasama antara Monster dan Suzuki. 

Monster yang sejak lama menyeponsori Jorge Lorenzo kabarnya bakal memberikan sokongan dana ke Suzuki agar bisa mendatangkan juara dunia tiga kali MotoGP tersebut. Lorenzo yang tak juga mampu menaklukkan Ducati, kabarnya sedang dibidik Suzuki untuk menggantikan Andrea Iannone musim depan. Namun untuk membayar gaji Lorenzo yang besar, Suzuki membutuhkan suntikan dana sponsor. Monster adalah jawabannya. (cak)

Berita Terkait