KPU Belum Temukan WNA Masuk DPT

KPU Belum Temukan WNA Masuk DPT

  Jumat, 8 March 2019 09:21
Martinus Sumarto

Berita Terkait

Ade fotonye

 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil lalu. Hasilnya, belum ditemukan adanya WNA yang terdaftar dalam DPT Pemilu 2019 di Kabupaten Sanggau’’

Martinus Sumarto

 

SANGGAU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sanggau belum menemukan adanya Warga Negara Asing (WNA) yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Demikian disampaikan Ketua KPU Sanggau, Martinus Sumarto. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Sanggau hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 lalu. Hasilnya, belum ditemukan adanya WNA yang terdaftar dalam DPT Pemilu 2019 di Kabupaten Sanggau," ungkapnya, Jumat (7/3).

Sejauh ini, DPT Kabupaten Sanggau untuk Pemilu 2019 sebanyak 330.792 jiwa atau terjadi kenaikan sebesar 16.395 jiwa dari total 314.497 jiwa. 

Terkait informasi WNA yang masuk dalam DPT, Komisioner Bawaslu Kabupaten Sanggau Koordinator/Divisi Hukum Data dan Informasi, Fredy Nazri mengatakan bahwa Bawaslu juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Sanggau.

"Kemarin saya baru saja ke Dinas Dukcapil. Dari informasi Dukcapil belum ditemukan adanya WNA yang terdaftar dalam DPT," ujarnya.

Pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan KPU dan Dukcapil untuk memantau bila ada WNA yang terdaftar dalam DPT. "Kalau koordinasi itu pasti, terus kita lakukan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua LSM Citra Hanura Sanggau, Abdul Rahim meminta agar Dinas Dukcapil selektif mengeluarkan KTP elektronik, utamakan WNI yang sudah lama mengajukan. 

"Sebagai Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, saya meminta Dukcapil mengawasi sungguh-sungguh WNA, jangan sampai mereka dikeluarkan dulu KTP elektroniknya mengingat saat ini pemilu yang bisa menimbulkan masalah," jelasnya.

KPU dan Bawaslu diminta berkoordinasi dengan pihak imigrasi. Hal itu mengingat imigrasi lembaga yang mengatur keluar masuknya warga negara. Karenanya, penguatan pendataan yang melibatkan para pengurus RT dan RW sanggat diperlukan. (sgg)

Berita Terkait