KPU Bakar Kelebihan Surat Suara

KPU Bakar Kelebihan Surat Suara

  Rabu, 17 April 2019 08:28
DIMUSNAHKAN: KPU Kota Singkawang melakukan pemusnahan terhadap kelebihan surat suara dan surat suara yang rusak di kantor KPU , Selasa (16/4) kemarin. Har/Pontianak Post

Berita Terkait

SINGKAWANG--KPU Kota Singkawang melakukan pemusnahan terhadap kelebihan surat suara dan surat suara yang rusak di kantor KPU , Selasa (16/4) kemarin. Jumlah kelebihan surat suara dan surat suara rusak yang dimusnahkan  7.401 lembar. Pemusnahan dihadiri dilakukan Ketua KPU Singkawang, Riko bersama Bawaslu Kota Singkawang, Rubi Ismayanto, Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi, Kasdim 1202/Skw, Mayor Inf Suharmoko.

Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar kelebihan surat suara dan surat suara rusak tersebut. "Pemusnahan ini merupakan hal yang harus dilakukan pada sehari menjelang Pencoblosan," ungkap Ketua KPU Singkawang, Riko. Selain pemusnahan, kata dia, KPU juga akan memastikan hari ini logistik sudah berada di TPS. "Hari ini logistik sudah juga didistribusikan ke kelurahan dan TPS yang jauh baik di Gambir, Mayasopa, Sagatani, maupun Pangmilang," katanya. 

Pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan KPPS di masing masing TPS. "Terus kita pantau, dan selama distribusi tidak ada kendala berarti," katanya. Sementara itu, Rubi Ismayanto, Bawaslu Kota Singkawang mengatakan terus melakukan pengawasan mulai pemusnahan kelebihan sura suara dan sura suara yang rusak, patroli pengawasan politik uang, mensiagakan pengawas TPS, serta memantau distribusi logistik termasuk penyampaian C6 (undangan pemilih). "Sejauh ini kita belum ada temuan aktivitas kampanye di masa tenang, lalu menekan terjadinya politik uang," katanya.

Pihaknya selain memberikan himbauan dan larangan melalui penyampaian mobik keliling dengan menggunakan tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu, bahasa Kek dan bahasa Dayak. "Kita juga mensiagakan pengawas TPS, dimana juga ikut memonitor distribusi logistik dan C6," katanya. Hal lain juga, kata Rubi, pihaknya juga melakukan imbauan agar warga yang berhak memilih datang ke TPS di hari pencoblosan.

Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi juga mengatakan anggotanya dalam kondisi stand by sesuai tugas masing masing dalam pengamanan Pemilu. "Mulai H-7 hingga H-1 sebelum pencoblosan kami insentif dalam hal pengamanan," jelasnya. Dan ia berterima kasih dukungan masyarakat yang bagus, dukungan TNI yang baim semua berjalan dengan lancar. "Soal patroli ini akan kita masifkan dan intensifkan hingga pencoblosan digelar. Bahkan kami terus berjaga, bergerak memastikan masyarakat aman datang ke TPS," katanya.

Terkait kerawanan TPS, ia mengatakan pihaknya sudah melakukan identifikasi dan dapat mengatasi kerawanan yang ada. "Sejauh ini aman dan lancar," katanya.  Terkait pengamanan distribusi logistik Pemilu sendiri kepolisian terus melekat hingga ke TPS nantinya. "Jadi kita berdoa tidak ada gangguan, karena kita semua ingin Pemilu berlangsung aman dan damai," ajaknya.

Hal serupa juga disampaikan Kasdim 1202/Skw Mayor Inf Suharmoko mewakili Dandim, mengatakan pihaknya juga senantiasa bergandengan dengan kepolisian, bersama sama dalam memastikan Pemilu ini aman dan damai. "Mulai ikut patroli berdama dengan kepolisian hingga distribusi logistik," katanya. Untuk wilayah Kabupaten Sambas dan Bengkayang juga pihaknya melakukan pengamanan, melalui petugas penghubung, Danramil dan Babinsa. "Untuk wilayah perbatasan kita sudah ada Pamtas yang ikut menjaga pengamanan Pemilu bersama Polisi," katanya. Ia juga berharap Pemilu dapat berjalan sesuai tahapan dan aturan. "Bagi masyarakat, mari kita ciptakan suasana kondusif agar Pemilu aman dan damai, lancar tanpa kendala berarti," ajaknya. (har)

Berita Terkait