KPPN Singkawang Kenalkan APBN kepada Mahasiswa Poltesa

KPPN Singkawang Kenalkan APBN kepada Mahasiswa Poltesa

  Selasa, 14 May 2019 09:18
KULIAH UMUM: Kepala KPPN Singkawang, Bekti Utami ketika memberikan paparan terkait APBN di depan mahasiswa Politeknik Negeri Sambas (poltesa). IST

Berita Terkait

SAMBAS – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Singkawang bersama Politeknik Negeri Sambas melakukan kegiatan pengenalan pengelolaan keuangan negara kepada para mahasiswa Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) beberapa waktu lalu. Kegiatan yang bertempat di Asrama Haji Kabupaten Sambas ini dilaksanakan pada acara Pelantikan Kepengurusan Organisasi Keluarga Besar Mahasiswa Poltesa Periode 2019/2020. 

Program ini selaras dengan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut yaitu “Mewujudkan Organisasi Mahasiswa yang Partisipatif, Inovatif, Adaptif, dan Kontributif terhadap Kemajuan Pembangunan di Wilayah Perbatasan Republik Indonesia.” 

Kepala KPPN Singkawang, Bekti Utami menyampaikan bahwa peran mahasiswa dalam mengawal pembangunan sangat penting. Ia juga memaparkan tentang mekanisme pengelolaan keuangan negara, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran, serta peran Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam penyaluran APBN termasuk DAK Fisik dan Dana Desa.

Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pengelolaan APBN dan postur APBN Tahun 2019. Diharapkan dengan pemahaman keuangan negara yang lebih baik, mahasiswa akan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan APBN dan pembangunan secara umum. 

Menurut Bekti, mekanisme pengelolaan keuangan negara disusun sedemikian rupa untuk memastikan proses check and balance dilaksanakan. Terdapat alokasi dana transfer kepada pemerintah daerah Kabupaten Sambas yang disalurkan melalui KPPN Singkawang. Alokasi dana tersebut mencapai Rp414 miliar yang merupakan alokasi DAK Fisik dan Dana Desa. 

Bekti mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama mengawasi penggunaan APBN maupun APBD dalam pembangunan, karena APBN maupun APBD merupakan milik bersama. Dalam kesempatan tersebut, KPPN Singkawang juga melakukan sharing/memberikan pemahaman mengenai Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK/WBBM).

Dengan didampingi Kepala Seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal KPPN Singkawang, disampaikan kepada mahasiswa yang hadir bahwa peran lembaga pendidikan atau dunia universitas sangat strategis dalam upaya percepatan pemberantasan tindak pidana korupsi. Mahasiswa diajak untuk bersama-sama melakukan perubahan mindset dan culturset yang anti korupsi dalam mengisi pembangunan khususnya wilayah Kabupaten Sambas.*

Berita Terkait