KPK Tangkap Tangan Kontraktor dan Oknum PPK di Pontianak

KPK Tangkap Tangan Kontraktor dan Oknum PPK di Pontianak

  Senin, 7 January 2019 05:57

Berita Terkait

PONTIANAK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Jalan Gajah Mada, Pontianak pada Sabtu  (5/1) malam. 

Informasi yang beredar, dua orang ditangkap dalam operasi itu, yakni seorang kontraktor berisnial R dan seorang pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang berkantor di Jalan Subarkah, Kecamatan Pontianak Selatan. 

Kabar penangkapan itu pun dibenarkan oleh sumber Pontianak Post. Jika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap kontraktor dan oknum PPK yang diduga menyerahkan uang komitmen untuk pengurusan proyek-proyek tertentu. 

sebelumnya, informasi yang beredar di kalangan wartawan, OTT itu berkaitan dengan pembangunan duplikat Jembatan Landak. 

Kontraktor dan tim TP4D dikabarkan terjaring OTT KPK. Namun, kabar itu ternyata tidak benar. Pihak kejaksaan memastikan tidak ada tim atau jaksa mereka yang tertangkap. 

Isu pun terus berkembang, hingga informasi yang terbaru beredar di kalangan wartawan, OTT itu dilakukan KPK dengan menangkap dua orang yang terdiri dari seorang kontraktor dan oknum PPK. 

Namun hingga saat ini, kabar OTT itu belum dapat dikonfirmasi kebenarannya  Lantaran belum ada satu pihak penegak hukum dalam hal ini KPK yang memberi penjelasan mengenai kabar penangkapan itu. 

Tetapi dari sumber Pontianak Post yang dapat dipertanggungjawabkan, jika kabar OTT oleh KPK itu benar. Namun, masih dilakukan pengembangan, sehingga belum dapat disampaikan kepada media masa. 

Sampai berita ini ditulis, Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang, serta Jubir KPK Febri Diansyah, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi _Pontianak Post.(adg/boy)

Berita Terkait