KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin, Sita Uang Tunai dan Valas

KPK Tangkap Kalapas Sukamiskin, Sita Uang Tunai dan Valas

  Sabtu, 21 July 2018 13:18

Berita Terkait

JAKARTA - Satgas KPK menangkap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung. Selain Kalapas, diciduk juga lima orang yang diduga terlibat atau tahu transaksi suap menyuap itu.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif membenarkan, salah satu dari enam orang yang diamankan dalam OTT Jumat hingga Sabtu (21/7) dini hari itu adalah Kapalapas Sukamiskin Wahid Husen.

"Sekitar enam orang diamankan, termasuk pimpinan Lapas dan pihak swasta," kata Laode saat dikonfirmasi, Sabtu (21/7).

Dalam OTT itu, ucap Laode, penyidik KPK mengamankan beberapa barang bukti, yakni uang tunai rupiah dan valas.

"Jumlahnya sedang dihitung. Tim juga mengamankan kendaraan sebagai barang bukti awal," kata Laode.

Lebih kanjut kata Laode, keenam orang itu sudah dibawa ke Kantor KPK, Jakarta Selatan. KPK masih melakukan penyelidikan selama 1x24 jam untuk menentukan status keenam orang itu.

Selain menangkap Kalapas Sukamiskin, KPK juga mengamankan beberapa pihak lain yang diduga turut serta dan mengetahui ihwal adanya perkara dugaan suap tersebut. "Ada driver-nya H, ada F dan A," papar sumber tersebut.

Inisial F merujuk pada Fahmi Darmawansyah, napi tindak pidana korupsi kasus suap proyek Badan Keamanan Laut (Bakamla). Sedangkan driver berinisial H merujuk pada Hendri.

Adapun A adalah Andri yang juga napi kasus korupsi di Lapas Sukamiskin. Bahkan, KPK juga mengamankan Inneke Koesherawati yang juga istri Fahmi.

“Inneke juga diamankan,"  tutur sumber JawaPos.com.

Menurut sumber itu, Inneke saat ini masih diperiksa karena diduga mengetahui adanya suap untuk Kalapas Sukamiskin. "Diduga sebagai pemberi," ungkap sumber tersebut.(ipp/rdw/JPC)

 (tan/jpnn)

Berita Terkait