Komitmen Kelola Hutan

Komitmen Kelola Hutan

  Rabu, 25 November 2015 09:37
Gambar dari Google Plus

SINTANG-- Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim mengatakan, salah satu penyebab rusaknya hutan adalah pengelolaan hutan yang tidak baik dan perusakan hutan secara masif karena kepentingan ekonomi. Karena itu,  perlu langkah nyata untuk memelihara lingkungan hidup salah satunya melalui menanam dan memelihara pohon. 

"Maka kita  senang bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan hari menanam pohon se Kalbar," kata Akim, pada puncak hari menanam di Sintang, Selasa (24/11). Menurut Akim komitmen Pemkab Sintang terhadap pengelolaan hutan dan masalah lingkungan, sudah dituangkan melalui aturan sebagai payung hukumnya. Pemkab Sintang komitmen mempertahankan luas wilayah hutan dalam persentase lebih 50 persen. 

"Pemkab Sintang bersama DPRD  baru saja mengesahkan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2015-2035 yang salah satu isinya adalah komitmen semua pihak untuk mempertahankan  55 persen wilayah hutan yang masih ada di Kabupaten Sintang," kata  Akim.Sementara Asisten Administrasi Perekonomian dan  Kesejahteraan Sosial  Setda Kalbar Lensus Kandri saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar Cornelis mengatakan, pelaksanaan hari menanam pohon  merupakan sebuah kegiatan edukasi, meningkatkan kepedulian dan kemandirian seluruh komponen bangsa akan penting menanam dan memelihara pohon secara berkelanjutan. Upaya demikian bertujuan  untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan.

“Pemprov  Kalbar mendorong seluruh kabupaten/kota  mulai melaksanakan program Hutan Rakyat yang layak dari sisi luasan dan jenis pohon yang ditanam. Saya juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk turut menanam dan memelihara pohon yang bukan hanya saja tanggungjawab pemerintah tetapi seluruh masyarakat Kalbar," kata Lensus. 

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Kalbar Marius Marcellus TJ, mengatakan,  hari menanam pohon  sudah rutin berjalan  sekitar 9 tahun yang  dilaksanakan secara bergilir di Kabupaten/kota di Kalbar.  "Kami akan melaksanakan penilaian terhadap keberhasilan kabupaten kota dalam upaya menanam pohon di wilayah masing-masing," katanya. (stm)