Kisah Rizal Faconi, Pebasket Kalbar yang Sukses di Kancah Nasional

Kisah Rizal Faconi, Pebasket Kalbar yang Sukses di Kancah Nasional

  Jumat, 1 March 2019 10:41
Rizal Falconi

Berita Terkait

Attitude yang Baik Kunci Menjadi Pemain Profesional

Bermain di kasta tertinggi basket Indonesia dan bergabung dengan tim nasional merupakan cita-cita bagi seluruh atlet. Tak terkecuali Muhammad Rizal Ficoni, pebasket asal Kalimantan Barat yang sukses malang-melintang di kancah perbasketan nasional. Seperti apa kisahnya?

Riesala Anvar, Pontianak

SEJAK duduk di sekolah menengah pertama, bakat Rizal bermain basket sudah terlihat. Dengan postur yang lebih tinggi dari rata-rata rekan sebayanya, olahraga basket seakan-akan menjadi permainan mudah bagi dirinya. 

Rizal mulai aktif bermain basket di Pontianak sejak pindah dari Bekasi. Waktu itu ia masih remaja, yakni saat duduk di kelas III SMP. Ia bersekolah di SMPN 1 Pontianak. Ketika lulus dan masuk SMAN 7 Pontianak, hobi tersebut terus berlanjut. Ia bahkan terpilih menjadi salah satu pemain Honda DBL All Star yang berangkat ke Amerika Serikat. 

"Selama di SMA, sambil latihan di sekolah, saya ikut juga latihan di klub. Klubnya itu Jambore Pontianak. Di situ ikut gabung dari Kelompok Umur (KU)-16," tutur Rizal kepada Pontianak Post. Setelah lulus SMA, Rizal langsung mendapat tawaran dari klub profesional yaitu, Garuda Bandung.  Klub ini mengontraknya sejak 2011 hingga 2016. 

Saat itu Rizal juga sambil kuliah di Perbanas Institute. Di masa kuliah tersebut ia berhasil masuk timnas Indonesia University. "Ada perasaan bangga bisa bawa nama Indonesia. Jadi tantangan buat bikin prestasi di luar kejuaraan di Indonesia. Terus bagus juga buat nambah pengalaman basket," ucapnya saat ditanya tentang kesan yang dirasakannya selama membela timnas. 

Saat ini Rizal bermain di Satria Muda. Ia berhasil membawa Satria Muda menjadi juara IBL (Indonesian Basketball League) tahun lalu. Menurutnya, bermain di kasta tertinggi Liga Bola Basket Indonesia (IBL) dan menjadi juara adalah pengalaman yang paling berharga.

"Rasanya main di IBL itu pastinya kaget juga di awal, karena gak nyangka dapat kesempatan buat main di IBL. Seru sih, karena atmosfernya beda banget. Namanya juga liga tertinggi di Indonesia,” katanya. Ia pun merasa bahagia karena kiprahnya di ajang perbasketan nasional telah membuat bangga orang tua. 

Selain itu, masih ada manfaat lain yang juga ia peroleh, yakni beasiswa kuliah.  “Jadi, sudah banyak keuntungan yang didapat selama main di IBL," terangnya. Lantas, apa yang menjadi rahasianya sehingga bisa sukses di olahraga basket?

Dalam kesempatan ini, Rizal bersedia membagikan sedikit tipsnya. Jika ingin sukses menjadi pebasket, kata Rizal, attitude (sikap, tingkah laku atau perilaku) yang baik adalah salah satu kuncinya. Menurut dia, banyak rekan-rekannya seangkatan yang memiliki talenta bagus tetapi tidak memiliki attitude yang baik. Akibatnya, karier mereka di olahraga basket terhambat. 

"Latihan yang rajin. Jangan pernah merasa bosan. Kalau kata senior saya, proses tidak akan mengkhianati hasil. Kalau niatnya baik dan mau menjalaninya, Insyaallah pasti ada jalannya,” jelas Rizal. 

Bagi atlet yang sudah mendapatkan kesempatan, sambungnya, hendaknya jangan disia-siakan karena kesempatan tidak datang dua kali. “Coba aja dulu. Berani aja dulu. Urusan hasil belakangan. Hal yang terpenting kita sudah berusaha dan memberikan yang terbaik," ucapnya. Ke depan, Rizal berharap dapat membela timnas Indonesia di ajang SEA Games dan mendapatkan emas, serta dapat menjuarai IBL sebanyak mungkin. (*)

Berita Terkait