Kirab Budaya Kembali Digelar, Pendaftaran hingga 25 September

Kirab Budaya Kembali Digelar, Pendaftaran hingga 25 September

  Kamis, 13 September 2018 21:10
KIRAB BUDAYA: Ragam peserta Kirab Budaya 2017 meriahkan HUT Pontianak ke-256, tahun ini kembali akan diselenggarakan.

Berita Terkait

Peringatan HUT ke- 247 Kota Pontianak akan dirangkai dengan kegiatan Kirab Budaya. Perhelatan kirab budaya tahun ini akan dilaksanakan pada 29 September 2018. Kegiatan ini nantinya akan memperlihatkan keberagaman di Pontianak dengan segala keunikan suku, budaya dan agama yang bisa hidup rukun dan bersama rayakan hari jadi Kota Khatulistiwa ini. 

Kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini pun terbuka untuk semua kalangan, mulai dari komunitas, paguyuban, persatuan adat dan budaya,masyarakat adat,instansi pemerintah, instansi swasta, BUMN/BUMD. Pendaftaran dibuka hingga 25 September 2018. Kemudian dilanjutkan pertemuan teknis pada 27 September 2018.  Silahkan mendaftar langsung ke Kantor Pontianak Post,  Gedung Graha Pena Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan. 

MABM (Majelis Adat Budaya Melayu) Kota Pontianak pun akan memeriahkan gelaran ini. Syahril, anggota MABM Kota Pontianak mengatakan Kirab Budaya ini sebagai salah satu ajang untuk mempererat tali silaturahim antara komunitas adat ataupun paguyuban yang ada di Kalimantan Barat.  Even ini juga merupakan salah satu sarana untuk mempromosikan Kota Pontianak sebagai kota wisata. "Even ini  dapat menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan lokal maupu mancanegara untuk datang ke kota Pontianak," tambahnya. Tujuan MABM Kota Pontianak  berpartisipasi dalam kirab budaya ini  untuk memperkenalkan budaya melayu serta untuk melestarikan kebudayaan asli Pontianak.

 Tahun ini, MABM Kota Pontianak akan menurunkan kurang lebih 50 personel. Jumlah itu bisa saja bertambah, karena animo yang cukup tinggi dari anggota MABM untuk turut berpartisipasi dalam even ini. "Kirab budaya tahun ini MABM Kota Pontianak akan menampilkan kesenian khas melayu, dan yang pasti apa yang ditampilkan tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya," ujar Syahril 

Menurut Syahril, MABM sebagai salah satu wadah adat dan budaya melayu yang berperan aktif dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya melayu khususnya pada anak-anak muda. Salah satu kegiatan rutin yang dibuat untuk melestarikan budaya melayu  dengan mengadakan Festival Budaya Melayu se- Kalimantan Barat setiap 2 tahun sekali. "Ada berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan seperti, lomba seperahan, lomba hadrah, lomba syair dan seminar-seminar tentang kebudayaan melayu," lanjutnya.

MABM Kota Pontianak mendukung penuh kegiatan Kirab budaya yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata  bidang ekonomi kreatif dan Pontianak Post. "Semoga acara tahun ini dapat lebih meriah dari tahun sebelumnya, agar dapat menjadi contoh untuk daerah lainnya bahwa Kota Pontianak tetap rukun, aman dan damai meskipun hidup dalam keberagaman suku, etnis dan agama," pungkasnya. (mrd)

Berita Terkait