Khusuk Peringati Hari Nyepi

Khusuk Peringati Hari Nyepi

  Jumat, 8 March 2019 09:21
SEPI: Di sekitar pemukiman warga Bali di Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, tampak sepi, pada perayaan hari raya nyepi, Kamis (7/3). DANANG PRASETYO / PONTIANAK POST.

Berita Terkait

SUKADANA- Sejumlah umat Hindu Bali di Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara  merayakan Hari Raya Nyepi 1941 Tahun Saka, Kamis (7/3). Perayaan yang tiap tahun diperingati berjalan dengan khusuk.

Pantauan Pontianak Post di sekitar pemukiman warga Bali yang dinamakan Kampung Bali terlihat sepi. Diketahui hal tersebut merupakan prosesi bagian dari hari raya nyepi yang dilakukan oleh sejumlah umat hindu. Dengan tidak keluar dari rumah sampai waktu yang telah ditentukan. 

Salah satu warga, Budi menilai peryaaan hari raya nyepi yang diperingati setiap tahunnya selalu berlangsung dengan baik. Walau kata dia di sekitar lokasi terdapat berbagai warga yang berbeda keyakinan. Pada intinya semua warga yang ada saling menghormati, satu sama lain.

"Ia kami sangat menghormati sekali, satu sama lain. Seperti saat ini umat hindu sedang merayakan hari raya nyepi. Kami sangat menghormati saudara kami yang sedang beribadah,"lanjutnya di Sukadana.

Dikatakan Dia, Desa Sedahan Jaya dengan adanya warga Bali  yang sudah bermukim sejak lama ini, memiliki dampak postiifnya. Karena, sambung dia tidak jarang pada prosesi ibadah mereka jika adanya tarian Bali cukup banyak warga menyaksikan. Secara tidak langsung menjadi objek wisata.

"Kita ambil positifnya saja. Ini merupakan bagian dari kehidupan. Kita hidup berdampingan harus bisa saling menjaga, menghormati satu sama lain. Selama ini saya lihat hubungan satu sama lain sudah sangat baik. Dalam hal pekerjaan pertanian juga saling membaur. Jadi pada intinya disini semua sama, sudah hidup rukun sejak lama,"ungkapnya. 

Selain itu, dikatakan  Budi, Desa Sedahan Jaya saat menjadi lokasi salah satu destinasi wisata di Kayong Utara, yang memiliki agro wisata tidak lama lagi mugkin akan diresmikan. Hal ini, kata dia menjadi pendukung untuk warga lokal yang dapat menigkatkan sumber pendapatan. 

"Kan ini menjadi menarik, kalau antara budaya lokal, misalnya tarian yang ada di Sedahan Jaya disuguhkan kepada wisatawan ini pasti banyak diminati. Apa lagi dengan ditambah penampilan dari saudara-saudara kita dari kebudyaan Balinya,"ungkapnya (dan)

 

Berita Terkait