Ketat dari Awal sampai Akhir

Ketat dari Awal sampai Akhir

  Selasa, 12 March 2019 09:04
DUCATI : Pembalap tim Mission Winnow Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, memenangi Qatar MotoGP grand prix di Losail, Qatar (10/3). KARIM JAAFAR / AFP

Berita Terkait

LUSAIL - Hasil balapan MotoGP seri pembuka di sirkuit Losail, Qatar kemarin dini hari langsung menggambarkan betapa ketatnya persaingan antartim pabrikan musim ini. Ducati, Honda, Suzuki, dan Yamaha bersaing seru dari awal hingga akhir. 

Namun, di race pembuka ini pembalap Ducati Andrea Dovizioso yang meraih podium tertinggi. Kemenangan Dovizioso kemarin mengingatkan publik dengan victory yang dia raih musim lalu di tempat yang sama. Dia kembali bertarung satu lawan satu dengan pembalap Repsol Honda Marc Marquez sampai garis finis.

Dovizioso yang nyaris terus berada di depan dari awal memenangi duel melalui manuver menyalip Marquez di tikungan terakhir alias ke-16 untuk meraih podium tertinggi. Marquez harus puas hanya finis sebagai runner up terpaut 0,023 detik dari Dovizioso.

“Ini cara menang yang sangat menyenangkan,” ucap Dovizioso dilansir Motorsport. “Berduel dengan seorang juara dunia,” tambah pembalap asal Italia tersebut.

Selain Ducati-Honda, Suzuki kemarin juga unjuk kemampuan. Pembalap tim tersebut, Alex Rins ikut di persaingan terdepan. Pembalap 23 tahun tersebut bahkan sempat mengambil alih pimpinan lomba saat lap kedelapan sampai kesepuluh. Rins akhirnya finis di posisi keempat.

Rekan setim Rins, Joan Mir juga tak kalah panas. dia menjadi rookie paling sukses dengan langsung menembus finis sepuluh besar. Pembalap 21 tahun asal Spanyol itu tepatnya finis di posisi kedelapan. “Sekarang telah terkonfirmasi kami lebih baik dari tahun lalu,” ucap Rins.

Melihat performa dua pembalap mereka di Qatar koar-koar Suzuki mendapat podium tertinggi pertama sejak 2016 bisa jadi terwujud musim ini. Mereka tinggal menambah sedikit power mesin untuk meladeni Ducati dan Honda. 

Performa Suzuki di grand prix klasik Eropa mendatang kemungkinan besar juga bakal lebih kuat. Pasalnya, di sirkuit-sirkuit tersebut para pembalap tidak terlalu membutuhkan motor dengan power mesin besar karena tidak banyak terdapat trek lurus panjang. 

Sementara itu, pembalap Yamaha Valentino Rossi membuktikan diri belum habis. Start dari posisi ke-14, pembalap 40 tahun itu akhirnya finis di posisi kelima. Hasil kurang menyenangkan malah didapat rekan setim Rossi, Maverick Vinales.

Pole position yang dia dapat kemarin seakan sia-sia. Pasalnya, Vinales melakukan start dengan buruk hingga langsung anjlok ke posisi ketujuh. Dia juga akhirnya finis di posisi tersebut. 

Melihat hasil ini Yamaha perlu hati-hati. Pasalnya, lintasan Losail seharusnya menjadi salah satu trek favorit mereka.. Dalam delapan musim terakhir Yamaha memenangi lima podium tertinggi. Rossi menyebut masalah yang dimiliki Yamaha sampai kemarin belum jauh dari yang mereka hadapi musim lalu. Yakni kurangnya cengkraman pada ban belakang.

“Ini balapan yang bagus bagi kami. Tapi masalahnya kami masih ada di belakang Ducati, Honda, dan Suzuki,” ucap Rossi. (irr)

Berita Terkait