Kerjasama RS-BPJS Kesehatan Tetap Berjalan di Singkawang

Kerjasama RS-BPJS Kesehatan Tetap Berjalan di Singkawang

  Selasa, 8 January 2019 10:29
BANTUAN: Wali Kota Singkawang menyerahkan bantuan dalam kegiatan Bhakti Sosial Hari Kesehatan Nasional di enam rumah sakit di kota Singkawang. Har/Pontianak Post

Berita Terkait

SINGKAWANG—BPJS Kesehatan Cabang Singkawang menyatakan tahun 2019 ini tidak ada rumah sakit yang putus kontrak dengan pihaknya, meski ada rumah sakit yang belum terakreditasi namun masuk kategori rekomendasi menteri kesehatan untuk diperpanjang kerjasamannya.

Menurut Kepala bidang SDM Umum dan komunikasi publik BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Heri Supianto mengataan Fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi. Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Program JKN-KIS. Hal ini sesuai dengan  Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan No 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

“Akreditasi sesuai regulasi adalah syarat wajib. Diharapkan rumah sakit dapat memenuhi syarat tersebut. Sesuai dengan Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di pasal 67 untuk fasilitas kesehatan swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan, dan ketentuan persyaratan diatur dalam Peraturan Menteri,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan rekomendasi kepada BPJS Kesehatan untuk memperpanjang kontrak dengan rumah sakit-rumah sakit yang bekerja sama. Rekomendasi itu termaktub dalam Surat Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/Menkes/18/2019. Dimana rumah sakit provider BPJS Kesehatan wilayah Singkawang, Bengkayang dan Sambas yang belum terakreditasi tetapi masuk kategori recomendasi Menteri Kesehatan untuk diperpanjang adalah kerjasamanya RSUD Bengkayang, RS Jiwa Singkawang. (har)

Berita Terkait