Kerajinan Kerang Bernilai Ekonomis

Kerajinan Kerang Bernilai Ekonomis

  Sabtu, 18 June 2016 09:12
BERNILAI EKONOMIS: Kerang yang sudah dirangkai menjadi berbagai bentuk dipajang Zakiy untuk dijual. MARSITA RIANDINI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Puluhan kreasi  kerang terpampang apik di rumah Akrimi Muhammad Maszakiy.  Kerang-kerang tersebut diolah menjadi aneka bentuk, sehingga menghasilkan hiasan cantik di rumah. Pesanan pun mulai berdatangan, dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan.

Marsita Riandini, Pontianak

HANDYCRAFT adalah kegiatan seni yang menitik-beratkan kepada keterampilan tangan dan fungsi untuk mengolah bahan baku yang sering ditemukan di lingkungan menjadi benda-benda yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai estetik.

Sudah cukup lama Zakiy bersama dua temannya, Januardi dan Arifansyah mengolah kerang menjadi aneka kerajinan yang unik. Mereka pun bekerjasama untuk mempelajari proses pembuatannya. Mulai dari media internet, imajinasi, hingga melihat objek dari alam.

“Tertarik dengan handycraft kerang ini awalnya karena hobi dan kegemaran dalam bidang kesenian handycraft. Kemudian muncul ide untuk menggunakan bahan baku dari kerang,” kata Zakiy yang menamai usaha mereka dengan sebutan Handycraft Putra Borneo tahun 2015.

Tak perlu waktu lama, Zakiy dan kawan-kawan pun berhasil menciptakan kreasi kerang yang unik dan menarik. Meskipun tak melakukan promosi besar-besaran, karyanya laku di jual, baik secara pribadi maupun ketika ikut pameran. “Sejauh ini promosinya itu lewat pameran dan dari mulut ke mulut orang pesan,” papar dia sembari memperlihatkan kreasi yang siap dijual.

Kisaran harga yang ditawarkan bervariatif, mulai dari 30 ribu rupiah hingga 300 ribu rupiah. “Harganya bervariasi, bergantung besar ukuran hiasan, tingkat kerumitan pembuatan,” jelasnya yang saat ini mempersilahkan para peminat untuk datang melihat kreasinya di rumahnya Jalan. Kesehatan Gang Kesehatan Dalam No.8 Kotabaru.

Desain yang berhasil dibuat seperti aneka jenis bunga, tugu, hingga hiasan lampu. “Untuk bunga kami bisa buat beragam, seperti bunga matahari, mawar, melati, teratai, dan bunga kembang sepatu. Bunga-bunga ini juga proses pembuatan ada yang rumit, ada yang mudah,” timpalnya.

Handycraft Putra Borneo didirikan untuk mempelopori kecintaan generasi muda dalam bidang kesenian yang up to date tanpa melupakan corak dan ciri khas Indonesia. “Salah satunya dengan membuat kreasi khas daerah. Kami juga ingin menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, terutama mendapatkan keuntungan dari hasil kreativitas kami ini,” papar mahasiswa di BSI ini.

Sebagai mahasiswa, untuk sementara usaha ini masih bersifat sampingan semata. Tetapi mereka tetap terus mengembangkan kreatifitas, dan bukan tidak mungkin untuk lebih serius menjadikannya usaha utama.

“Kami tidak membatasi untuk pelayanan dalam bisnis handycraft ini, karena waktu yang kami sediakan dengan freeline atau bebas. Mengingat maraknya media sosial yang mudah kita jangkau saat ini. Serta pemasaran dengan sistem network sentra pasar bisnis. Jadi, lebih memudahkan kami untuk promosi,” jelas dia.

Sejauh ini, lanjut dia target pelanggan adalah semua kalangan muda-mudi, dan ibu-ibu rumah tangga yang menyukai dan akan membeli produk handycraft kerang buatannya. “ Kreasi kami ini khan tak hanya sekadar untuk pernak-pernik hiasan rumahan, tetapi bisa untuk kado ulang tahun, dan kami pun siap mendesain bentuk tertentu yang diinginkan, selama itu bisa kami wujudkan. Sebab kami khan harus menyesuaikan dengan kerang-kerang yang ada,” jelasnya. (*)

Berita Terkait