Kemenangan Lintas Generasi

Kemenangan Lintas Generasi

  Jumat, 6 July 2018 10:00
MENANG LAGI: Film Dilan mendapatkan penghargaan Film Terfavorit di IMAA 2018. IMAM HUSEIN/JAWAPOS

Berita Terkait

INDONESIAN MOVIE ACTORS AWARDS 2018

JAKARTA – Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) 2018 telah berlangsung pada Rabu malam (4/7). Ajang yang digeber di Studio 14, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu seolah meleburkan dua kutub aliran film Indonesia. Yakni, film-film laris yang dibintangi anak-anak muda berbakat dan film-film festival yang digawangi para pelakon berpengalaman.

Penghargaan tersebut memang dibagi menjadi dua kategori. Yakni, terbaik dan terfavorit. Pemenang kategori terbaik ditentukan juri. Terfavorit adalah pilihan pemirsa. Mereka dipilih lewat voting SMS, website, dan media sosial. Hasilnya, piala pun terbagi rata ke berbagai generasi pelakon. Ini kemenangan buat semua.

Niniek L. Karim dan Slamet Rahardjo menilai fenomena itu cukup menyenangkan. Keduanya optimistis dunia akting Indonesia menunjukkan kemajuan. Regenerasi aktor dan aktris berjalan baik. ’’Para pelakon muda harus bisa belajar tentang kehidupan supaya bisa memberi akting yang bagus,’’ pesan Slamet. (len/c14/na)

Dilan 1990 Menang Lagi

DILAN 1990 benar-benar merebut hati moviegoers masa kini. Film yang diangkat dari novel berjudul serupa karya Pidi Baiq itu meraih tiga penghargaan favorit sekaligus. Yakni, Pemeran Pasangan Terfavorit (Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla), Pemeran Pendatang Baru Terfavorit (Vanesha), serta Film Terfavorit!

Sayangnya, Iqbaal dan Sasha (sapaan Vanesha, Red) sama-sama tidak hadir. Bunda Sasha, Ida Hannas, mewakili putrinya menerima piala. Wajah Ida tidak henti menunjukkan rasa kagum. Dua piala IMAA tersebut merupakan penghargaan pertama bagi Sasha setelah debut melalui Dilan 1990 pada Januari lalu. ’’Awalnya, dia itu nggak terlalu bisa akting. Tapi, akhirnya dia bisa pede berkat bantuan orang-orang di sekitarnya,’’ kata Ida.

Serbaetnik

KURANG lengkap rasanya jika IMAA tidak dimanfaatkan untuk mengenakan outfit busana tradisional Indonesia. Tiga bintang Yowis Ben, Bayu Skak, Joshua Suherman, Tutus Thomson, kompak memakai jas dengan motif batik dan tenun. Ketua juri Marcella Zaliyanti mengenakan cape batik panjang dipadu peep toe pumps warna emas. Titi Kamal menabrakkan unsur western dan etnik lewat gaun rancangan Danny Satriadi. Coat merahnya yang bermotif tenun Lombok dipadukan dengan A-line skirt warna putih.

Berita Terkait