Kejahatan Marak, Warga Diminta Semakin Waspada

Kejahatan Marak, Warga Diminta Semakin Waspada

  Selasa, 30 Oktober 2018 11:02

Berita Terkait

PONTIANAK - Kasus kejahatan masih marak di wilayah hukum Pontianak Timur. Berbagai kasus pencurian satu demi satu berhasil diungkap. Terbaru, pencurian pendingin ruangan yang dialami warga Kelurahan Saigon, Reny Ardoyo. 

Reny menjadi korban kejahatan. Saat meninggalkan kediamannya dan kembali, ia mendapati satu set pendingin ruangannya telah hilang. 

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Suhar mengatakan, kasus pencurian pendingin ruangan itu terjadi, pada Minggu, 28 Oktober 2018. Aksi itu terjadi, ketika korban sedang tidak berada di rumahnya. 

“Dari laporan korban, kami langsung melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku,” kata Suhar, Senin (29/10). 

Suhar menjelaskan, dari penyelidikan itu diperoleh identitas terduga pelaku, yakni Munzirin alias Remon, yang tidak lain adalah warga setempat. Usai melancarkan aksinya ia bersembunyi di rumah keluarganya yang tak jauh dari tempat kejadian. 

“Di hari yang sama, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Disita barang bukti berupa satu unit pendingin ruangan,” ucapnya. 

Sejak 22 hingga 27 Oktober 2018, Polsek Pontianak Timur sudah menangkap lima pelaku kejahatan, empat orang yang terlibat kasus pencurian dan satu orang lainnya adalah penjual kupon putih. 

Pada Senin, 22 Oktober 2018, seorang pelaku pencurian, yakni Feri yang mengambil uang sebesar Rp400 ribu beserta surat beharga di sebuah warung di Jalan  Nyi Ageng Serang, Kelurahan Tanjung Hulu. Ia ditangkap di tempat kejadian. 

Masih di hari yang sama, polisi kembali meringkus pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus dapat meluluskan masuk perguruan tinggi. Pelaku adalah Susi Wulandari yang ditangkap usai memenuhi panggilan polisi. 

Pada Selasa, 23 Oktober 2018, polisi mengungkap kasus pencurian gitar yang dialami Syahrani di depan rumahnya, Jalan Tekam yang terjadi pada 8 September 2018. Pelaku adalah Aditya Pratama Putra yang sudah mendekam di rumah tahanan. 

Sementara, pada Sabtu, 27 Oktober 2018, kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Tanjung Raya 2. Pada Senin, 10 September 2018 juga berhasil diungkap. Pelaku, Hendro Edi ditangkap di Jalan Tanjung Raya 2, saat menggunakan motor hasil kejahatan. 

Di hari yang sama, seorang wanita penjual kupon putih di Jalan Tritura berhasil ditangkap. Pelaku adalah Titin Fatimah. Ia menjadikan rumahnya sebagai lapak bagi penjudi untuk membeli kupon. 

Pada Senin, 29 Oktober 2018, seorang pelaku pencurian yang tengah beraksi di  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam (Stikes Yarsi) Pontianak berhasil ditangkap petugas keamanan. 

Pelaku sudah masuk ke salah satu gedung Stikes Yarsi, namun aksinya dipergoki dan berhasil ditangkap dan diserahkan kepada pihak kepolisian. (adg)

Berita Terkait