Kebakaran Lapak Petasan Malam Imlek

Kebakaran Lapak Petasan Malam Imlek

  Rabu, 6 February 2019 11:38
TERBAKAR: Kondisi lapak penjual petasan usai terbakar pada saat perayaan malam tahun baru Imlek, Senin (4/2) tengah malam. SIGIT ADRIYANTO/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - Pesta kembang api pada malam tahun baru Imlek 2570 ternodai dengan insiden terbakarnya lapak penjual kembang api di Jalan Gajah Mada, Senin (4/2). Peristiwa yang terjadi tengah malam tersebut menjadikan malam perayaan Imlek yang seharusnya penuh suka cita berubah menjadi mencekam.

Kapolresta Pontianak, Kombes Muhammad Anwar Nasir yang saat kejadian berada di lokasi menjelaskan, kejadian bermula saat seseorang membeli kembang api di lapak di depan sebuah toko handphone. Setelah itu, pembeli hendak langsung mencoba kembang api yang baru dibelinya di dekat meja penjual petasan tersebut.

"Ini murni kelalaian karena ada yang membeli dan langsung menyulut kembang api tersebut di dekat tempat penjualan. Hal ini mengakibatkan percikan api dari kembang api yang dinyalakan terkena petasan yang diletakkan di meja," jelasnya.

Dia melanjutkan, ledakan kembang api mengarah ke mana-mana, membuat warga yang memadati kawasan tersebut panik dan lari berhamburan. Saat kejadian, Anwar mengatakan, ada beberapa sepeda motor dan mobil yang dalam kondisi terparkir tak jauh dari titik api. 

"Kami berada tak jauh dari lokasi kebakaran. Saat bersamaan, kami juga lihat ada sepeda motor dan mobil yang terparkir dekat situ hampir terbakar. Api cepat dapat dipadamkan oleh mobil watercanon yang sudah stand by. Bantuan dari beberapa petugas damkar yang datang juga mempercepat proses pemadaman api," jelasnya.

Anwar melanjutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materil dari penjual kembang api yang diketahui milik Rahmat Satriadi, warga Perumnas 3 diperkirakan mencapai angka ratusan juta rupiah.

“Untuk korban nihil. Sedangkan kerugian materil ditaksir mencapai Rp148 juta yang terdiri dari kerugian kembang api itu dagangan dan kerugian materil lainnya, seperti tenda lapak penjual kembang api,” tutupnya. (sig)

Berita Terkait