Kaya Wisata Alam, Tinggal Gencar Promosi

Kaya Wisata Alam, Tinggal Gencar Promosi

  Rabu, 1 June 2016 09:48
SURGA TERSEMBUNYI: Surga tersembunyi di kawasan Taman Nasional Betung Kerihun. Keindahan alam yang sayang jika disia-siakan. LIBREGRAPHICS.ASIA

Berita Terkait

Potensi wisata alam di Bumi Uncak Kapuas cukup besar. Sayangnya potensi tersebut belum dikenal luas, karena minimnya promosi dari pemerintah.  Jika potensi itu dipromosikan dengan baik, dipastikan akan menyedot wisatawan yang cukup besar. Bahkan bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah. Mengingat potensi alam berupa danau, hutan, dan arung jeram merupakan potensi yang alami.

MUSTA’AN, Putussibau

POTENSI wisata danau di kabupaten ini misalnya, potensi ini tersebar di lima kecamatan, yakni Semitau, Sehaid, Selimbau, Jongkong, dan Bunut Hilir. Sementara potensi wisata hutan dan arung jeram dengan pemandangan yang masih alami berada di beberapa kecamatan. Seperti di daerah Kecamatan Putussibau Selatan, Putussibau Utara, dan Kecamatan Embaloh Hulu yang merupakan kawasan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK).

“Kapuas Hulu memiliki banyak potensi hutan wisata, wisata dana,u dan wisata arung jeram. Jika paket wisata ini dikembangkan dengan baik dan dipromosikan secara maksimal tentu akan dikenal luas,” tutur Ilham Sanusi, pemerhati wisata Kapuas Hulu, Senin (30/5) siang di Putussibau. Dia mengatakan, promosi wisata ini mesti dilakukan, karena salah satu peluang daerah untuk mendapatkan PAD melalui paket wisata alam.

Dia mengatakan, banyak pilihan paket wisata alam di Kapuas Hulu, semuanya menatang adrenalin wisatawan. Terutama, dia menambahkan, arung jeram di hulu Kapuas yang melintasi jeram yang bertingkat-tingkat, bertebing, dan berbatu. Sementara untuk wisata alam, digambarkan dia, bisa melintasi kawasan hutan perawan sampai menembus ke Kalteng dan Kaltim. “Paket wisata ini sudah ada. Namun masih kurang promosi,” jelasnya.

Dia mencontohkan Gurung Matahari di hulu Kapuas memiliki sembilan tingkat air terjunnya, dengan ketinggian di atas 15 meter. Namun hingga kini, disayangkan dia, belum dikenal oleh masyarakat. “Wisatawan asing menyukai tantangan,” kata dia. 

Sementara itu, kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius, menyebutkan, setiap tahun kunjungan wisatawan asing ke daerah Kapuas Hulu mengalami peningkatan setiap tahun. “Kunjungan wisatawan asing mengalami peningkatan, jumlahnya capai ribuan,” jelasnya. 

Wisatawan tersebut, menurut dia, umumnya dari Inggris dan Jerman. Namun untuk mempromosikan paket wisata alam dan budaya di Kapuas Hulu, tak dipungkiri dia, memang masih minim. Karena masih terbatas anggaran untuk itu, dia berharap agar ke depan ada anggaran promosi wisata alam dan budaya, sehingga potensi yang ada dikenal luas. (*)

Berita Terkait