Kasat Pimpin Penggerebekan Miras

Kasat Pimpin Penggerebekan Miras

  Kamis, 26 April 2018 10:00

Berita Terkait

SANGGAU – Satuan Reserse Kriminal Polres Sanggau melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang dijadikan sebagai tempat memproduksi minuman keras jenis arak putih (tajok), Selasa (24/4) kemarin. Tiga orang ditangkap dalam operasi tersebut.

enggerebekkan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Muhammad Aminuddin. Penindakan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Lokasi tersebut memang dijadikan sebagai tempat pembuatan miras seperti yang diinformasikan kepada kepolisian.

 “Kami menangkap tiga orang yakni Yohanes (50), warga Desa Makawing, Kecamatan Balai. Kemudian, Hasan (54) warga Dusun Batu Besi, Desa Sejotang, Kecamatan Tayan Hilir dan Lujinam, warga Kecamatan Tayan Hulu,” katanya Rabu (25/4).

Menurut Amin, polisi menyita sejumlah barang terkait kasus tersebut. Di rumah Yohanes disita 6 jeriken volume 20 liter, 2 jeriken putih volume 20 liter, 1 jeriken warna merah volume 5 liter berisi di duga arak.

Selain itu, disita juga 1 jeriken putih volume 20 liter di duga berisi air tapai, 6 drum biru volume 220 liter, 2 dandang besar, 2 unit pompa air, 16 bungkus ragi, 3 sendok kayu, 1 timbangan, 2 pipa selang, 1 saringan plastik, 2 corong plastik dan 1 teko warna merah. 

Di rumah Hasan, disita 2 ember volume 20 liter berisikan nasi bercampur ragi, 1 jeriken putih volume 20 liter berisikan arak tajok dan 1 ember hijau volume 40 liter berisikan arak tajok. Sedangkan pada Lujinam polisi menyita 4 dandang biru, 1 jeriken biru volume 30 liter yang berisi arak, 1 jeriken putih volume 30 liter berisi arak, 2 jeriken biru volume 25 liter berisi arak, 1 jeriken hitam volume 25 liter berisi arak, 1 jeriken putih volume 20 liter berisi arak.

Kemudian, 1 jeriken putih volume 22 liter berisi arak, 1 dandang Aluminium, 1 alat suling, 2 kompor gas, 3 tabung gas 3 kilogram dan 1 kotak berisi ragi. Ketiga orang tersebut bersama sejumlah barang sitaan kemudian dibawa ke Mapolres Sanggau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait kasus ini, ketiga orang tersebut disangkakakn dengan pasal perlindungan konsumen dan atau pangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 62 ayat 1 Juncto pasal 8 ayat 1 hurug a, UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang PK atau pasal 140 Juncto pasal 86 ayat 2 atau pasal 142 Juncto Pasal 91 ayat 1 UU RI No 18 tahun 2012 tentang pangan. (sgg)

Berita Terkait