Karhutla 100 Ha Berhasil Dipadamkan

Karhutla 100 Ha Berhasil Dipadamkan

  Senin, 5 September 2016 09:46
SEMPROT: Petugas dambar sedang memadamkan karhutla di dusun Satong, Ketapang. 100 ha ludes dilalap api.

Berita Terkait

KETAPANG- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Kuala Satong yang mencapai luasan area 100 hektar berhasil dipadamkan. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) PT Kayung Agro Lestari (PT KAL) yang dikomandani Syahfruzal (Manager Estate PT KAL) Selasa, (23/8), sekitar pukul 13.00 WIB mendapat laporan adanya tiga titik api di lokasi hutan desa yang terletak tepat di Dusun II, Kuala Satong.

 
‘’Titik api tersebut terpantau dari menara pantau. Sedangkan jarak antara titik sumber api sekitar 1,7 km,’’ ujar Syahruzal.

Meski berada di luar izin usaha perkebuan mereka, namun, begitu begitu terpantau adanya titik api tim damkar langsung melakukan pengecekan lokasi dan pengambilan titik koordinat. Kondisi areal hutan yang sangat padat tanaman hutan dan terbatasnya akses jalan masuk ke dalam hutan cukup menyulitkan tim mengalokasikan alat pemadam dan melakukan kegiatan pemadaman api. 

Selain mengerahkan seluruh tim damkar, pihaknya juga menyediakan alat pemadam kebakaran sebanyak 8 mesin pompa bertekanan tinggi, 2 mesin pompa bertekanan sedang, 2 embung portable dengan kapasitas 5000 dan 2000 liter air, serta 1 unit mobil pemadam.

Aksi pemadaman api dan upaya mencegah agar api tidak meluas dan masuk ke dalam IUP PT KAL. Bahkan, tim damkar dan tim tanggap darurat perusahaan berkemah di dekat lokasi kebakaran.  Namun, cuaca yang ekstrim dan tiupan angin besar (puting beliung) dari arah timur menuju ke arah barat, menyebabkan api membesar.

Dengan semangat tinggi, akhirnya (25/8) pukul 03.00 WIB dini hari api berhasil dipadamkan. Meski sudah padam, tim damkar tetap tinggal di lokasi hingga (27/8) untuk melakukan pendinginan dan memastikan seluruh bara-bara kayu bekas terbakar padam dan tidak berpotensi menimbulkan api kembali.

Sehari sebelumnya, (26/8) tim Polsek bersama tim Kecamatan Matan Hilir Utara, Dinas Perkebunan Ketapang, dan tim Reskrimsus Polda Kalbar melakukan pengecekan langsung kondisi lahan yang terbakar serta upaya-upaya pemadaman dan pendinginan yang dilakukan oleh tim damkar.

Setelah dinyatakan padam dan tidak ada potensi api, tim Sistem Informasi Geografis (GIS) PT KAL melakukan pengukuran di area yang terbakar. 

‘’Nah, dari pengukuran inilah diketahui bahwa luasan area yang terbakar mencapai sekitar dari 100 Ha,’’ tambahnya.

Manager External Affairs PT KAL, Nahum J Sihotang, mengatakan bahwa pada awal terjadi kebakaran, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepala desa setempat, Kapolsek serta Disbun Ketapang.  Ia juga mengatakan bahwa perusahaan sudah memberikan laporan tertulis kepada Muspika Matan Hilir Utara dan Muspika Ketapang, mengenai titik api dan upaya pemadaman api yang dilakukan.

Sementara itu, Juli Wankara Purba, General Manager PT KAL, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim yang berjuang memadamkan api di hutan Desa Kuala Satong selama 24 jam penuh, sehingga api dapat dipadamkan dan tidak meluas. (iza)

Berita Terkait