Kapolda Kalbar Tatap Muka Bersama Masyarakat Ketapang

Kapolda Kalbar Tatap Muka Bersama Masyarakat Ketapang

  Kamis, 26 July 2018 11:08
SAMBUTAN: Kapolda Kalbar Irjend. Pol. Drs. Didi Haryono, SH, MH, disambut dengan tarian adat Dayak saat tiba di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang, Selasa (24/7) malam. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Pemenuhan Rasa Aman adalah Kebutuhan Dasar

KETAPANG – Pemenuhan rasa aman menjadi kebutuhan dasar manusia, setelah pemenuhan untuk mengatasi rasa lapar maupun haus. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Kalbar Irjend. Pol. Drs. Didi Haryono, SH, MH, dalam tatap muka dengan jajaran Forkopimda dan sejumlah tokoh masyarakat di Pendopo Bupati Ketapang, Selasa (24/7) malam.

“Situasi daerah yang aman harus kita jaga bersama, sehingga dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya investasi, pada akhirnya dapat mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera,” ucap Kapolda.

Keinginan mewujudkan Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang, diakui Kapolda, sudah terbukti. Fakta nyata diungkapkan Kapolda adalah dari pelaksanaan Pemilukada serentak di Kalimantan Barat, baik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wali Kota tahun ini. Kapolda secara bangga mengemukakan bagaimana masyarakat Kalimantan Barat mampu mematahkan prediksi lembaga pusat, termasuk Mabes Polri, yang sebelumnya dikhawatirkan paling rawan, tapi terbantahkan. Tahapan-tahapan pemilukada, mulai dari sebelum pemungutan suara, hari pemungutan, sampai hasil pemilukada di Kalimantan Barat, dikatakan dia, sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Kalbar, termasuk juga hasil Pemilihan Bupati dan Wali Kota. Hanya satu kabupaten yang menurut dia, belum ditetapkan karena masih melangsungkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Walaupun demikian, dipastikan jenderal kelahiran Sambas tersebut jika kondisi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Barat tetap terjaga.

“Saya mewakili jajaran pimpinan daerah di Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah menjaga keamanan di Kalimantan Barat. Ini membuktikan masyarakat Kalbar menginginkan kemajuan di daerah ini,” tegas Kapolda.

Panjang lebar Kapolda menuturkan harapan agar keamanan dan ketertiban ini terus terjaga, khususnya dalam mendorong perekonomian daerah. Karena, digambarkan dia, masuknya investasi, sudah dipastikan menjadi salah satu pertimbangannya, yakni kondisi yang aman. “Baik  investasi di bidang bidang perkebunan, industri, dan lain sebagainya. Memastikan kondisi yang aman, tentunya menjadi bagian tugas Polri/TNI bersama dengan masyarakat. Demikian juga partisipasi pelaku usaha. Partisipasi masyarakat sangat penting, karena terbatasnya jumlah aparat keamanan,” ungkapnya.

Keberadaan pelaku usaha mengembangkan perekonomian, khususnya investor dari luar negeri seperti Tiongkok, Malaysia, Jerman, Amerika, dan lainnya, dipastikan dia, tentu didukung pihak kepolisian. Ia mempersilakan penanaman modal asing (PMA) berinvestasi di daerah, tetapi harus memperhatikan peraturan yang berlaku di negeri ini. “Termasuk juga memperhatikan keseimbangan alam dan kearifan budaya lokal,” timpal dia.  

Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian viral yang menimpa Kapolres Ketapang beberapa waktu lalu. Keteledoran seperti ini diharapkan dia jangan sampai terulang kembali.

Selain tatap muka dengan Kapolda, malam silaturahmi juga dimanfaatkan untuk salam perkenalan Kapolres Ketapang yang baru, AKBP. Yuri Nurhidayat, S.IK. Mantan Kapolres Singkawang ini belum lama dilantik menjadi Kapolres Ketapang. Selain memperkenalkan diri pribadi, Kapolres tak lupa menyampaikan rasa bangganya, karena dirinya dilantik dan diantar langsung Kapolda untuk bertugas di daerah ini. Menurut dia, mungkin dirinya satu-satunya Kapolres di Kalbar ini yang diantar bertugas oleh Kapolda. Karena itu, selain berpegang pada aturan yang berlaku, tak lupa ia menyebutkan perlunya arahan pimpinan dalam menjalankan amanah. “Sangat penting lagi, adalah dukungan seluruh elemen masyarakat Ketapang. Dengan dukungan semua komponen masyarakat, diharapkan bisa mewujudkan daerah yang aman, damai, dan nyaman bagi semua orang. Dengan kondisi yang aman, maka daerah ini akan semakin maju,” ungkapnya. 

Sebelum Kapolres dan Kapolda menyampaikan perkenalan dan arahan kamtibmas, Bupati Ketapang Martin Rantan, SH, M.Sos, mengucapkan selamat datang kepada Kapolda dan Kepala BIN Kalbar yang melakukan kunjungan ke wilayah Ketapang. Bupati melaporkan mengenai kondisi geografis Ketapang, baik wilayah, jumlah penduduk, mapun kondisi perekonomian. Diungkapkan Bupati, saat ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ketapang di atas 7 persen, dan berada di urutan ke-28 se-Indonesia. Hal ini tidak lepas didukung oleh masuknya investasi di bidang perkebunan sekitar 74 perizinan, maupun industri pengolahan alumina. Dengan hadirnya Kapolda di Ketapang, Bupati berharap bisa memberikan pengarahan untuk ketertiban dan keamanan, termasuk antisipasi karhutla di wilayah Ketapang. (PK)

Berita Terkait