Kalbar Layak Terapkan Teknologi Pertanian Digital IR 4.0

Kalbar Layak Terapkan Teknologi Pertanian Digital IR 4.0

  Kamis, 11 July 2019 11:55
FORO BERSAMA: Kambyan network berfoto bersama para doktor fakultas pertanian dan teknik dari Universitas Tanjungpura dan Panca Bakti Pontianak, dalam sebuah seminar di Hotel Ibis Pontianak, kemarin. KHAIRUL RACHMAN/PONTIANAK POST

Kambyan Network Gandeng Universitas

SEKTOR pertanian salah satu penopang utama perekonomian di Kalimantan Barat. Di era modern, penerapan teknologi digital IR 4.0 layak untuk pertanian di daerah ini. Karena itu jaringan Kambyan ikut mengajak kalangan universitas dan pihak terkait untuk dapat menggunakannya. 

Kambyan Network, telah bekerjasama dengan beberapa universitas di beberapa negara untuk memfasilitasi penerapan technology pertanian, IR 4.0 yang siap memanfaatkan sistem otonom. Di antaranya di Malaysia dan Vietnam, seperti dikatakan Capt, Anand Samuel, Director dari Arnaa Kambyan Berhad. 

Kemarin (3/7), Kambyan Network berdiskusi dengan para pakar dari perguruan tinggi di Pontianak dalam sebuah seminar di hotel Ibis Pontianak yang menghadirkan para peserta dari perguruan tinggi,  Universitas Tanjungpura; Utusan dari Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian  dan Fakutas Kehutanan. Hadir juga Universitas Panca Bakti, diwakili oleh pakar dibidangnya dari Fakultas Peertanian. Senagai Key Note Speaker Kambyan Assoc. Prof. Dr. Sagaya Amalathas,  Mr. Ravan Saravanan, pakar Agriculture System berbasis UAV didampingi Muhammd Tasuri, sebagai Business Development Consultant untuk pengembangan bisnis Kambyan Network di Indonesia. 

Dipaparkan, bahwa saat masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berminat, memiliki kapasitas dan keterampilan yang dibutuh bidang AGRO INDUSTRI IR 4.0 yang siap pakai sesuai dengan tuntutan perubahan, yaitu  perubahan teknologi yang sangat cepat memerlukan langkah-langkah adaptasi yang cepat pula. 

"Tujuan dari seminar tersebut adalah untuk menjajaki kemitraan atau berkolaborasi dengan beberapa Universitas setempat untuk penelitian dan implementasi Agriculture Tecnology IR 4.0. Penerapan teknologi ini mampu menyediakan data analitik digital, mengubah, menjadikan data operasional di lapangan. Penerapan tecnology juga berorientasi pada otimalisasi produksi dan efisien. Pemanfaatan tecnology pertanian berbasis digital membantu meningkatkan evisiensi kinerja keuangan dan meningkatkan hasil," ujar pakar pertanian berbasis AUV Mr. Ravan Saravanan.

Lebih lanjut dikatakan,secara global saat ini masih kurang 20 persen dari luas areal dikelola menggunakan teknologi pertanian digital. Kelebihan dari pemanfaatan technology tersebut  misalnya; variabel ketepatan dan kelajuan Penyemprotan baik pupuk maupun racun serta efisiensi biaya akan meningkat karena akurasi pengumpulan data yang cepat dan tepat. 

Dengan perkiraan 9,6 miliar manusia di planet ini pada tahun 2050, produksi pangan global akan perlu berlipat ganda dalam waktu yang relatif singkat, untuk memenuhi permintaan yang sangat besar tersebut, diperlukan upaya atau langkah langka untuk meningkatakan produktivitas pertanian dan sekaligus menstimulasi business pertanian sebagai bidang usaha yang menguntungkan.

Kambyan Network menggabungkan technology terapan seperti Unmanned Aerial Systems (UAS), Internet of Things (IoT) dengan kemampuan dan kapasitas data analisis dan visualisasi yang besar,  Artificial Intelligence (AI) untuk keilmuan dan industri untuk menciptakan Digital Agriculture Platform (dasar dasar pertanian berbasis tecnology) yang terjangkau. Mulai dari penyemprotan, pemupukan pembibitan. Untuk itu, peningkatan kemampuan (Upskilling) SDM yang siap pakai sektor pertanian tak bisa dielakkan. Oleh sebab itu saatnya dilakukan pelatihan dan peningkatan kapasitan SDM untuk generasi muda Indonesia di bidang pertanian. 

Peningkatan Multidemensi seperti memproduksi (manufacturing), ICT dan peningkatan SDM yang berkemampuan untuk memanfaatkan Autonomous Systems di masyarakat  (public arena) harus seirama dengan tujuan (objective) dari pemanfaatan technology pertanian nasional yang berbasis pada penerapan IR 4.0. untuk tujuan tersebut, Kambyan Network merancang dan menjajaki kerjasama pelatihan (training) dan sertifikasi IR4.0 dalam bidan bekenaan and menawarkan penggabungan ilmu pengetahuan dan technologi mensupport atau meningkatkan pembangunan industri pertanian yang dikenal sebagai ManUsIA™ DAS. (krl)